Bulan Jumadal Ula Peristiwa di Era Rasulullah, Apa Saja?
Bulan Jumadal Ula 1448 H memasuki tanggal kedelapan. Ada sejumlah peristiwa penting pada era Rasulullah saw masih hidup di bulan kelima Hijriah ini. Pertama, ada perang melawan Bani Sulaim.
Bulan Jumadal Ula 1448 H memasuki tanggal kedelapan. Ada sejumlah peristiwa penting pada era Rasulullah saw masih hidup di bulan kelima Hijriah ini. Pertama, ada perang melawan Bani Sulaim.
Setiap kali Maulid Nabi Muhammad SAW diperingati, kita kembali mengingat sosok manusia agung yang diutus Allah SWT sebagai uswah hasanah, teladan terbaik bagi kehidupan. Kita membaca sejarah perjuangannya, memperbanyak shalawat, mendengarkan kisah keluhuran budi pekertinya, dan mengungkapkan kecintaan kepada beliau. Namun, sejauh mana akhlak Nabi SAW benar-benar hadir dalam kehidupan kita hari ini?
Salah satu persoalan yang hampir selalu dihadapi setiap masyarakat adalah kemiskinan. Tidak sedikit yang mengira bahwa kemiskinan cukup diatasi dengan bantuan sosial, sedekah, atau santunan. Padahal, bantuan semacam itu sering kali hanya menyelesaikan masalah dalam jangka pendek. Setelah bantuan habis, persoalan yang sama kembali muncul.
Sebagaimana diketahui di dalam sejarah, bahwa hijrah Nabi Muhammad SAW, sebenarnya dimulai dari baiah aqobah dua, yang terjadi pada bulan Dzulhijjah, tahun ketigabelas kenabian. Dimana orang yasrib (Madinah) siap melindungi dan berjuang bersama Rasulullah, sekaligus memberikan jaminan keamanan bagi Rasulullah dan umat Islam di Makkah untuk pindah (hijrah) ke Madinah.
Terlihat, suasana di Masjid Nabawi Madinah kembali penuh sesak oleh jemaah haji pasca puncak Armuzna. Sebagian adalah jemaah haji asal Indonesia.
Muhasabah adalah proses introspeksi diri dengan menimbang, menilai, dan mengevaluasi seluruh ucapan, perbuatan, niat, serta arah hidup agar selaras dengan perintah Allah SWT dan menjauh dari larangan-Nya. Ia merupakan upaya sadar seorang hamba untuk melihat kembali kekurangan dan kelebihan dirinya, mengakui kesalahan, mensyukuri nikmat, serta merencanakan perbaikan amal di masa depan.
Rabiul Akhir atau Rabiuts Tsani menempati urutan keempat dalam kalender Hijriah. Walaupun popularitasnya tidak setara dengan bulan-bulan lain seperti Ramadhan, Dzulhijjah, Muharram, atau Rajab, bulan Rabiul Akhir tetap mencatat sejumlah peristiwa penting yang berlangsung pada masa Rasulullah.
Dalam Islam, tidak ada larangan tertentu untuk mengerjakan sesuatu setiap waktu, entah itu hari, bulan, atau tahun. Nabi Muhammad SAW. mengajarkan bahwa tidak ada hari sial.
Sepanjang sejarah Islam, banyak peristiwa yang berlangsung pada Jumadil Akhir. Di antaranya adalah meninggalnya Abu Bakar Ash Shiddiq, khalifah pertama, pada 22 Jumadil Akhir.
Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) meminta jemaah haji Indonesia untuk tidak melontar jumrah sebelum pukul 16.00 atau empat sore. Imbauan ini disampaikan Staf Khusus bidang Media dan Komunikasi Publik Wibowo Prasetyo, di Mina, Arab Saudi.