Selama Sekolah Daring, Anak Jadi Lebih Terbebani Tuntutan Akademik
Di masa pandemi Covid-19 seperti saat ini, banyak sekolah masih menerapkan kebijakan sekolah jarak jauh alias sekolah daring.
Di masa pandemi Covid-19 seperti saat ini, banyak sekolah masih menerapkan kebijakan sekolah jarak jauh alias sekolah daring.
Penggunaan gadget atau gawai yang berlebihan pada anak telah menjadi permasalahan umum bagi orangtua. Banyak diantaranya bahkan mengakui bahwa mereka merasa kewalahan menghadapi anak yang bermain gawai tak kenal waktu.
Orangtua seharusnya tak membutuhkan persiapan khusus saat ingin membangun kedekatan secara emosional atau bonding time bersama anak. Hal itu diucapkan oleh Psikolog anak dan remaja Vera Itabiliana Hadiwidjojo.
Tips mengendalikan emosi penting diketahui banyak orang, dengan begitu seringnya kabar buruk berseliweran akhir-akhir ini.
Berbohong merupakan kebiasaan yang umumnya dimulai saat seseorang masih sangat muda. Makin tua, kemampuan berbohong bisa semakin luar biasa berkat terlatih berbohong bertahun-tahun.
Penelitian menunjukkan bahwa masalah kesehatan mental pada masa kanak-kanak memiliki risiko kesehatan fisik di masa depan. Studi ini dinyatakan dalam penelitian Jasmin Wertz, seorang peneliti postdoctoral di Duke University di Durham, N.C.
Bagi beberapa orangtua, mungkin terkadang cukup bingung untuk menghadapi anak yang terlalu aktif. Namun, hal tersebut juga membuat orangtua bingung apakah anaknya termasuk ke dalam golongan aktif, hiperaktif, atau Gangguan Pemusatan Perhatian (ADHD).
Sebuah studi baru dari peneliti di Universitas Alberta, Kanada yang terbit di jurnal Psychiatry and Neuroscience, menunjukkan peristiwa traumatis atau stres di masa kanak-kanak memiliki efek jangka panjang.
Sekolah di rumah membuat anak-anak lebih banyak menghabiskan waktu mereka bermain gadget. Padahal, terlalu lama bermain ponsel dapat memengaruhi psikologis mereka.
Kurang tidur bisa disebabkan oleh masalah fisik, psikologis dan relasional. Institut Ilmu Saraf dan Psikologi Perilaku California menyelidiki hubungan antara kurang tidur dan emosi amarah.