Berita Foto
Si Gendis yang Imut dan Tahan Banting di Proliga 2026
Setiap Jakarta Popsivo Polwan bermain, ada salah satu outside hitter yang imut dan lincah. Namanya Azzahra Dwi Febyane atau biasa disapa Gendis.
Setiap Jakarta Popsivo Polwan bermain, ada salah satu outside hitter yang imut dan lincah. Namanya Azzahra Dwi Febyane atau biasa disapa Gendis.
Jakarta Livin Mandiri (JLM) terus mempersiapkan diri secara optimal untuk bangkit di lanjutan Proliga 2026 Putaran 1 Seri III Bandung.
Nama lengkapnya Lestari Sahsa Malika, yang akrab disapa Denok Ayu Lestari, adalah sosok perempuan yang menjadikan seni tradisi sebagai jalan pengabdiannya. Sebagai guru Bahasa Jawa di SMPN 1 Balen dan guru PAUD di KB Tunas Harapan Ngadiluhur (Balen), ia menjalani hari-harinya bukan hanya untuk mengajar saja. Akan tetapi membimbing, membentuk budi pekerti, dan menumbuhkan kembali kecintaan pada budaya Jawa di hati generasi muda.
Sebuah film dokumenter yang mengisahkan kehidupan dan warisan leksikograf legendaris Rusia, Sergei Ozhegov, baru saja diluncurkan di Rusia. Pemutaran perdana ini diadakan di wilayah Tver, tanah kelahiran sang linguis yang namanya abadi melalui mahakaryanya, Kamus Bahasa Rusia.
Tri Astutik begitu terampil. Jari-jarinya menari membuat pola bunga di selembar kain putih. Dengan tenang, ia mencelupkan canting ke wajan berisi malam (lilin), melapisi motif yang tadinya dari pensil menjadi warna kekuningan karena proses malam yang menempel di kain.
Sosok Nurlila seorang guru Bahasa Jawa dan Seni Budaya di SMPN 5 Bojonegoro menjadi potret nyata pendidik inspiratif. Ia bukan hanya mengajar di ruang kelas, tetapi juga menyalakan kembali cinta terhadap seni tradisi di hati para siswanya.
Nama Mas Dho, yang lebih dikenal dengan nama panggungnya, Masdddho semakin menarik banyak perhatian dari para pecinta musik dangdut. Apalagi, sekarang ia banyak manggung di beberapa event-event besar.
Dibalik performa luar biasa Petrokimia Gresik Pupuk Indonesia di Pool DD Livoli Divisi Utama 2025, salah satunya ada sosok setter bertangan dingin. Namanya Ajeng Nur Cahaya yang selalu memakai kaos bernomor 2 dan posisinya di tim inti tidak tergantikan.
Pertanian adalah sektor tradisional dan kurang diminati generasi muda, Fatkhul Ilma, pemuda Desa Bendo, Kecamatan Kapas, Kabupaten Bojonegoro hadir sebagai sosok penggerak inovasi. Melalui Pusat Pelatihan Pertanian Perdesaan Swadaya (P4S) Djoyo Tani yang ia dirikan, Ilma membawa warna baru dalam dunia pertanian Bojonegoro.
Mengoleksi prestasi, agaknya tepat untuk disandang remaja satu ini. Betapa tidak, di usianya yang baru 12 tahun, Ramadiansyah telah meraih banyak prestasi tingkat lokal hingga nasional. Terbaru, atlet cabang olahraga (cabor) panahan tradisional asal Kelurahan Klangon, Kecamatan/Kabupaten Bojonegoro ini meraih dua medali Festival Olahraga Masyarakat Nasional (Fornas) VIII di Nusa Tenggara Barat (NTB).