Skip to main content

Category : Tag: Profil


Denok Ayu Lestari

Cinta Budaya Jawa, Dirikan Sanggar dan Konsisten Ajarkan Seni Tradisi

Nama lengkapnya Lestari Sahsa Malika, yang akrab disapa Denok Ayu Lestari, adalah sosok perempuan yang menjadikan seni tradisi sebagai jalan pengabdiannya. Sebagai guru Bahasa Jawa di SMPN 1 Balen dan guru PAUD di KB Tunas Harapan Ngadiluhur (Balen), ia menjalani hari-harinya bukan hanya untuk mengajar saja. Akan tetapi membimbing, membentuk budi pekerti, dan menumbuhkan kembali kecintaan pada budaya Jawa di hati generasi muda.

Tri Astutik

Lewat Batik Sekar Rinambat, Kembangkan Motif Batik Khas Bojonegoro

Tri Astutik begitu terampil. Jari-jarinya menari membuat pola bunga di selembar kain putih. Dengan tenang, ia mencelupkan canting ke wajan berisi malam (lilin), melapisi motif yang tadinya dari pensil menjadi warna kekuningan karena proses malam yang menempel di kain.

Ajeng Nur Cahaya

Kunci Sukses Petrokimia Gresik, Ajeng Si Tangan Dingin

Dibalik performa luar biasa Petrokimia Gresik Pupuk Indonesia di Pool DD Livoli Divisi Utama 2025, salah satunya ada sosok setter bertangan dingin. Namanya Ajeng Nur Cahaya yang selalu memakai kaos bernomor 2 dan posisinya di tim inti tidak tergantikan.

Sosok Inspiratif

8 Greenhouse di Kapas Bojonegoro, Fatkhul Ilma Penggerak Pemuda untuk Bangga Menjadi Petani

Pertanian adalah sektor tradisional dan kurang diminati generasi muda, Fatkhul Ilma, pemuda Desa Bendo, Kecamatan Kapas, Kabupaten Bojonegoro hadir sebagai sosok penggerak inovasi. Melalui Pusat Pelatihan Pertanian Perdesaan Swadaya (P4S) Djoyo Tani yang ia dirikan, Ilma membawa warna baru dalam dunia pertanian Bojonegoro.

Ramadiansyah Setiyawan

Harumkan Nama Bojonegoro di Dunia Olahraga Panahan Tradisional

Mengoleksi prestasi, agaknya tepat untuk disandang remaja satu ini. Betapa tidak, di usianya yang baru 12 tahun, Ramadiansyah telah meraih banyak prestasi tingkat lokal hingga nasional. Terbaru, atlet cabang olahraga (cabor) panahan tradisional asal Kelurahan Klangon, Kecamatan/Kabupaten Bojonegoro ini meraih dua medali Festival Olahraga Masyarakat Nasional (Fornas) VIII di Nusa Tenggara Barat (NTB).