Ratusan Warga Desa Karangsono Kecamatan Dander, Bojonegoro memadati balai desa setempat untuk pengambilan sertifikat tanah program Proyek Operasi Nasional Agraria (Prona) dari Badan Pertanahan Nasional (BPN) Bojonegoro, Selasa (5/12/2017).
Pemenuhan sarana prasarana pendidikan merupakan salah satu penunjang meningkatnya prestasi. Berangkat dari hal tersebut, Sabtu (25/11/2017), PT Pertamina EP Cepu (PEPC) kembali berkontribusi dalam peningkatan kualitas pendidikan di Bojonegoro, khususnya di sekitar wilayah operasi Proyek Lapangan Gas Jambaran–Tiung Biru (J-TB).
Persaingan bisnis properti di Bojonegoro semakin ketat. Munculnya pemain bisnis properti yang terus bermunculan membuat pengembang yang sudah lama berdiri harus bisa bertahan dan bersaing.
PT Pertamina Lubricants, anak perusahaan PT Pertamina (Persero), yang mengelola usaha pelumas otomotif dan industri domestik dan internasional. Melalui Sales Region V Wilayah Jawa Timur dengan sinergi bersama PT Pertamina EP Asset 4, secara resmi meluncurkan program Corporate Social Responsibility (CSR) unggulannya, yakni program pelatihan kewirausahaan bengkel untuk tenaga muda produktif Indonesia berupa 'Enduro Student Program' (ESP) khusus wilayah Bojonegoro, Tuban dan Blora.
Setelah melewati penilaian, dari proses hingga hasil akhir karya ilmiah mulai Agustus hingga November 2017, Sabtu (11/11/2017), akhirnya keluarlah tiga karya terbaik dari 10 peserta Siswa Ilmiah yang Aktif dan Produktif (SIyAP) 2017.
Program Siswa Ilmiah yang Aktif dan Produktif (SIyAP) tahun 2017, yang didukung penuh ExxonMobil Cepu Limited (EMCL) bekerjasama dengan Yayasan Sedulur Pena (YSP), Sabtu (11/11/2017), sampai pada puncaknya.
Program Siswa Ilmiah yang Aktif dan Produktif (SIyAP) tahun 2017 yang digulirkan ExxonMobil Cepu Limited (EMCL) bekerjasama dengan Yayasan Sedulur Pena (YSP), Sabtu (11/11/2017), memasuki final program. Yang mana setelah mendapatkan pelatihan dan pendampingan intensif di lembaga masing-masing, kini mereka harus mempresentasikan hasil penelitian dan juga menggelar eksebisi.
Menginjak usia ke-340, Bojonegoro dan masyarakatnya sudah semakin tumbuh. Nama Kabupaten Bojonegoro kini sudah sangat familiar di telinga masyarakat nusantara. Prestasi demi prestasi diraih Pemerintah Kabupaten Bojonegoro. Angka kemiskinan menurun, pendapatan daerah meningkat. Geliat ekonomi masyarakat tumbuh dan berkembang seiring dengan bergulirnya industri minyak dan gas bumi di kota ledre ini. “Meski masih ada yang harus dievaluasi dan perlu inovasi, namun kita patut berbangga dengan semangat positif dan kemandirian masyarakat yang semakin hari kian meningkat,” ucap Bupati DR. Suyoto, M.Si.
Wajah laki-laki 55 tahun, asal Dusun Jeruk, Desa Setiaji, Kecamatan Sukosewu, Bojonegoro itu tampak kusut, setelah berkeliling menjajakan kasur (alas tidur).
Pembentukan anggota Siaga Bencana Berbasis Masyarakat (Sibat) di beberapa desa di Kota Ledre oleh Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Bojonegoro mendapat apresiasi.