Pilkada Bojonegoro 2018
Harta Kekayaan Seluruh Calon Masih Dalam Proses
Panitia Pengawas Pemilu Kabupaten (Panwaskab) Bojonegoro dalam proses pendaftaran bakal pasangan calon (Paslon) terus melakukan pemantauan.
Panitia Pengawas Pemilu Kabupaten (Panwaskab) Bojonegoro dalam proses pendaftaran bakal pasangan calon (Paslon) terus melakukan pemantauan.
Bakal Pasangan Calon (Paslon) Soehadi Moeljono-Mitro'atin (Pak Mul-Bu Mit) mendaftar ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Bojonegoro, Rabu (10/1/2018). Pak Mul akan memprioritaskan empat program untuk kepentingan masyarakat.
Partai Golkar dan Demokrat mengantar langsung bakal pasangan calon (paslon) Bupati dan Wakil Bupati, Mul-Mit (Soehadi Moeljono-Mitro'atin) ke Komisi Pemilihan Umum (PKU) Kabupaten Bojonegoro, Rabu (10/1/2018), untuk mendaftar sebagai paslon pada Pilkada Bojonegoro tahun ini.
Sesuai prediksi KPU Kabupaten Bojonegoro, jika dua pasangan calon akan mendaftarkan diri di hari terakhir, Rabu (10/1/2018). Persiapan matang dan koordinasi pun dilakukannya. Khususnya untuk mengantispasi membludaknya massa pendukung paslon.
Mendekati masa pendaftaran pasangan bakal calon Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Bojonegoro mendatang. Polres melakukan apel kesiapan personil dan simulasi pengamanan, mulai tahapan awal Pilkada serentak 2018 di Kota Ledre.
Peta perpolitikan jelang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kabupaten Bojonegoro tahun 2018 masih penuh sengkarut. Bahkan, dari sekian figur yang menampakkan diri, baru satu pasang calon yang tenang, yakni Anna Muawanah dan Budi Irawanto yang diusung rencana koalisi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) dan PDIP.
Memasuki tahapan pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Bojonegoro, Ketua Komisi Pemilihan Umun Republik Indonesia (KPU RI), Arief Budiman mengingatkan tugas-tugas penyelenggara pemilu, agar bekerja dengan transparansi dan integritas.
Usaha dan upaya bakal calon perseorangan, Sukir, untuk mendaftarkan diri ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) dipastikan gagal. Setelah persyaratan yang diumumkan sesuai peraturan KPU tidak dipenuhi ketua Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) Kabupaten Bojonegoro itu.
Setelah surat tugas yang diberikan Partai Persatuan Pembangunan (PPP) kepada bakal calon Bupati, Pudji Dewanto dipastikan habis per-tanggal 25 November 2017 kemarin. Kang PD panggilan Pudji Dewanto, masih menunggu kepastian dari partai berlambang ka'bah tersebut.
Soehadi Moeljono (SM) yang mendaftar ke Partai Demokrat untuk maju dalam Pilkada 2018 serentak, mengejutkan banyak pihak. Pasalnya orang yang menjabat Sekretaris Daerah (Sekda) Pemkab Bojonegoro itu mendaftar ke partai berlambang bintang mercy mendekati injury time.