Skip to main content

Category : Tag: Petani Bojonegoro


Adnan Buyung Asal Sukosewu Bojonegoro

Rintis Klinik Tani, Sukses Dorong Inovasi Bidang Pertanian

Semangat bertani dan bisa sukses dibuktikan oleh Adnan Buyung Nasution, pemuda asal Sukosewu, Bojonegoro. Dengan penuh ketekunan, ia merintis Klinik Tani yang menjadi ruang bagi petani dan generasi muda untuk belajar pertanian. Berkat inovasinya itu, Adnan meraih penghargaan dengan menyabet Juara 1 Pemuda Pelopor Bojonegoro 2026 bidang pangan.

Antisipasi Kemarau Ekstrem, Bupati Bojonegoro Himbau Petani Ubah Pola Tanam

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro mengambil langkah antisipatif menghadapi potensi musim kemarau ekstem pada tahun 2026. Upaya tersebut dilakukan melalui penerbitan surat edaran (SE) Bupati Bojonegoro Setyo Wahono bernomor 520/531/412.221/2026 tertanggal 16 Maret 2026 tentang Antisipasi dan Mitigasi Musim Kemarau 2026 bagi sektor pertanian.

Bupati Bojonegoro Tetapkan M. Choirul Huda sebagai Dirut Perumda Pangan Mandiri

Bupati Bojonegoro Setyo Wahono resmi menetapkan M. Choirul Huda sebagai Direktur Utama (Dirut) Perumda Bojonegoro Pangan Mandiri. Penetapan pimpinan perusahaan umum daerah yang bergerak di sektor pertanian ini menjadi langkah penting setelah proses pengisian jabatan tersebut tertunda hampir dua tahun.

Tekan Banjir dan Lindungi Petani, DPRD Bojonegoro Dorong Pembangunan Pintu Air di Sukorejo

Upaya penanganan banjir yang hampir setiap tahun melanda Desa Sukorejo, Kecamatan Bojonegoro, mendapat perhatian serius dari DPRD Kabupaten Bojonegoro. Wakil Ketua DPRD Bojonegoro, Bambang Sutriyono, bersama Pemerintah Desa Sukorejo, kepala desa, serta dua kelompok tani (poktan) meninjau langsung sejumlah titik rawan banjir yang kerap terdampak saat curah hujan tinggi.

Tahun 2026, Pemkab Bojonegoro Siap Bangun 163 Titik JUT untuk Petani

Untuk memastikan infrastruktur jalan bagi petani lebih mudah, Pemerintah Kabupaten Bojonegoro melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) akan membangun 163 titik Jalan Usaha Tani (JUT) di tahun 2026. Tak tanggung-tanggung, anggaran yang telah disiapkan sebesar Rp31,1 miliar. Dengan adanya JUT, petani lebih mudah membawa hasil pertanian.