17 Perguruan Pencak Silat Ikuti Festival Jurus Harmoni
Sebanyak 17 Perguruan Pencak Silat di Kabupaten Bojonegoro, mengikuti Kolosal dan Festival Jurus Harmoni yang diselenggarakan Polres Bojonegoro di Alun-alun Kota Ledre, Rabu (7/11/2018).
Sebanyak 17 Perguruan Pencak Silat di Kabupaten Bojonegoro, mengikuti Kolosal dan Festival Jurus Harmoni yang diselenggarakan Polres Bojonegoro di Alun-alun Kota Ledre, Rabu (7/11/2018).
Pernyataan Menteri ESDM (Energi dan Sumber Daya Mineral), Ignasius Jonan saat memberikan arahan pada bawahannya, dianggap merendahkan para pesilat. Sehingga pengurus Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Kabupaten Bojonegoro mengecam perkataan mantan Dirut PT KAI itu.
Bagi siswa lulusan SMA yang tidak masuk Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) tak lantas pupus untuk masuk Perguruan Tinggi Negeri (PTN) sebab ada jalur lain. Di antara jalur yang ada bisa melalui Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) dan beasiswa.
Siswa yang masuk Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) kebanyakan dari sekolah yang ada di kota. Mereka yang masuk Perguruan Tinggi Negeri (PTN) rata-rata mencari Universitas yang ada di wilayah Jawa Timur.
Jumlah siswa sekolah yang lolos Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) di tahun 2017 tidak banyak atau menurun dibanding tahun 2016 lalu. Pasalnya di tahun 2016 kalu jumlah SMA yang lolos SNMPTN mencapai 339 siswa namun di tahun ini jumlah yang diterima tidak sebanyak itu.
Kabupaten Bojonegoro setiap saat bisa saja terjadi bencana, perlu relawan untuk diterjunkan membantu para korban. Sehingga Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Bojonegoro membentuk Korps Suka Rela (KSR) di semua perguruan tinggi di Kota Ledre.
Kurun awal tahun kerap menjadi permulaan yang menarik di bidang pendidikan, terkhusus di jenjang SMA dan sederajat hingga Perguruan Tinggi. Pada masa-masa itu, acap kali siswa dituntuk untuk mempersiapkan aspek penting sebelum melangkah ke dunia perkuliahan atau dunia kerja. Tak melulu di situ saja, di pihak mahasiswa juga tak kalah heboh. Mahasiswa, terutama yang mengenyam pendidikan Perguruan Tinggi di luar Bojonegoro, yang tergabung di Organisasi Mahasiswa Daerah (Ormada), rata-rata sibuk mempersiapkan momen untuk sosialisasi kehidupan kampus di sekolah-sekolah.