Woow...! Satu Orang Punya Tiga Bendera Rekanan
Banyaknya rencana pembangunan di lingkup Pemerintah Kabupaten Bojonegoro, membuat kontraktor banyak mendirikan bendera rekanan. Pasalnya satu orang bisa mempunyai lebih dari satu bendera rekanan.
Banyaknya rencana pembangunan di lingkup Pemerintah Kabupaten Bojonegoro, membuat kontraktor banyak mendirikan bendera rekanan. Pasalnya satu orang bisa mempunyai lebih dari satu bendera rekanan.
Pasca pelantikan pengurus DPW Partai Demokrat Jawa Timur beberapa waktu kemarin, kemungkinan dilanjutkan Muscab di masing-masing DPC termasuk di Kabupaten Bojonegoro. Sehingga semuanya berhak mencalonkan ketua DPC Partai Demokrat Kabupaten Bojonegoro.
Setelah ditunggu cukup lama, akhirnya surat persetujuan hasil pelaksanaan tender pengadaan Engineering Procurement and Construction (EPC) Gas Processing Facility (GPF) Lapangan Jambaran-Tiung Biru (J-TB) di Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur memasuki babak akhir. Sebab, surat Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi ( SKK Migas) sangat menentukan.
Lamanya daftar tunggu haji Kabupaten Bojonegoro yang mencapai 25 tahun, membuat Pemerintah memberikan kesempatan pada Calon Jemaah Haji (CJH) yang usianya 75 tahun ke atas, untuk mengajukan pemberangkatan ke Tanah Suci lebih awal.
Diakuinya Persibo Bojonegoro ke induk sepakbola nasional, Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) sudah disyukuri. Namun, masih ada satu yang mengganjal, yakni masuknya Persibo dan enam tim lain di Liga Nusantara, bukan di Devisi Utama.
Semua jajaran di klub kebanggaan masyarakat Bojonegoro, Persibo, bersyukur Laskar Angling Dharma bisa diakui lagi oleh Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI). Sebagai wujud terima kasih, manajemen Persibo berkirim surat ke pengurus PSSI dan Menteri Pemuda dan Olah Raga (Menpora).
Antusias masyarakat Bojonegoro untuk berangkat haji sangat tinggi. Pasalnya daftar tunggu haji di Kota Ledre mencapai 25 tahun, sehingga jika daftar tahun 2017, dimungkinkan baru akan berangkat tahun 2042 mendatang.
Rencana penambahan kuota haji yang disampaikan Presiden Joko Widodo, disambut positif Calon Jemaah Haji (CJH), termasuk di Kabupaten Bojonegoro. Pasalnya tamu Allah di Kota Ledre setiap tahunnya mengalami penurunan.
Sempat dipatok dengan harga Rp100.000 perkilogram, harga cabai merah di Pasar Tradisional Kota Bojonegoro mulai berangsur turun menjadi Rp70.000 - Rp55.000 per kilogramnya.
Setelah menjabat tiga tahun lima bulan dan 13 hari, Kepala Bapas Kelas II Bojonegoro, Dyah Wandansari resmi alih tugas ke LP wanita Palangkaraya, Kalimantan Tengah. Tugasnya digantikan Supriyana dari Rutan Medaeng.