Skip to main content

Category : Tag: Omi


Program GAYATRI Bojonegoro

Beberapa Skema untuk Bantu Peternak Ayam GAYATRI, Disiapkan Pemkab Bojonegoro

Pemerintah Kabupaten Bojonegoro melalui Dinas Peternakan dan Perikanan (Disnakkan) terus berupaya memperkuat keberlanjutan program GAYATRI (Gerakan Beternak Ayam Petelur Mandiri). Di tengah kondisi harga pakan ternak yang masih tinggi dan harga telur yang mengalami penurunan, Disnakkan menyiapkan sejumlah langkah strategis untuk membantu para peternak penerima manfaat program.

Kelola Sampah Jadi Bernilai Ekonomi, Warga Bojonegoro Ikuti Pelatihan Magot dan Kompos

Di tengah tingginya volume sampah yang terus masuk ke Tempat Pemrosesan Akhir (TPA), warga Desa Trucuk, Kabupaten Bojonegoro, dibekali keterampilan mengolah sampah organik menjadi kompos dan budidaya magot. Pelatihan yang digelar di TPS 3R Srawung Makmur, Rabu (1/7/2026), ini diharapkan mampu mengurangi sampah dari sumber sekaligus membuka peluang ekonomi bagi masyarakat.

15 ASN Masuk Tiga Besar Lelang Lima Kepala OPD Bojonegoro

Kekosongan lima kursi pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) ojonegoro segera terisi. Panitia Seleksi (Pansel) Pengisian Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama resmi mengumumkan hasil akhir seleksi terbuka dan kompetitif untuk lima jabatan strategis tahun 2026.

Gandeng APPA Bojonegoro, Dosen Unugiri Beri Penguatan Advokasi Hukum Korban Kekerasan

Upaya memperkuat pemahaman masyarakat mengenai perlindungan hukum bagi perempuan korban kekerasan terus dilakukan. Salah satunya, Tim PKM Unugiri Burhanatut Dyana, Indah Listyorini, dan Anwar Saleh Hasibuan, dengan menggandeng Aliansi Peduli Perempuan dan Anak (APPA) Bojonegoro buat kegiatan Penguatan Advokasi Hukum bagi Perempuan Korban Kekerasan.

Difabel Bojonegoro Pasok Ratusan Komponen Tas Rajut

Sebanyak 13 perajut dari Kelompok Perajut Penyandang Disabilitas Kabupaten Bojonegoro kembali mengikuti pelatihan peningkatan keterampilan memproduksi tas dengan motif Double Crochet (tusuk panjang). Pelatihan intensif yang berlangsung selama lima hari (24–26 Juni dan 29–30 Juni 2026) ini bertujuan untuk mempercepat penyerapan pasar ekspor dan lokal yang tengah meningkat.