Hujan Deras, Ruas Jalan di Kota Kembali Banjir
Hujan deras yang mengguyur Kota Bojonegoro tadi siang selama berjam-jam membuat sejumlah ruas jalan di kota terendam banjir diduga lantaran drainase yang buruk, Rabu (22/2/2017)
Hujan deras yang mengguyur Kota Bojonegoro tadi siang selama berjam-jam membuat sejumlah ruas jalan di kota terendam banjir diduga lantaran drainase yang buruk, Rabu (22/2/2017)
Walaupun lambat, tetapi tinggi muka air Bengawan Solo terus menunjukkan kenaikan. Sampai Rabu (22/2/2017) siang, tepatnya pukul 12.00 WIB, di papan duga Taman Bengawan Solo (TBS) Kota Bojonegoro mencapai 12.07 peilschaal.
Tidak hanya harga kebutuhan pokok saja yang mengalami kenaikan. Harga buah lokal sejak sepekan terakhir ini juga mengalami kenaikan. Kenaikan yang terjadi tidak terlalu tinggi, hanya berkisar diharga Rp5.000 perkilogram.
Tinggi muka air Bengawan Solo hingga malam masih terus naik. Bahkan, di papan duga atau papan ukur Taman Bengawan Solo (TBS) Kota Bojonegoro sudah hampir mencapai 12.00 phielschall.
Sebagian petani di Kabupaten Bojonegoro mulai panen raya padi. Meski demikian, petani tidak bisa tersenyum lega. Pasalnya, harga gabah di panen raya kali ini terpantau menurun.
Sejak pagi tadi, tren tinggi muka air di Bengawan Solo mengalami kenaikan signifikan. Penyebab utama, ditengarai karena hujan yang mengguyur sejak kemarin malam di hulu dan ditambah hujan lokal.
Hujan deras yang mengguyur sebagian wilayah Bojonegoro khususnya bagian selatan, membuat Kali Pacal meluap. Akibatnya, jalan poros yang menghubungkan Kecamatan Balen dan Sugihwaras tergenang banjir.
Sebanyak 120 mahasiswa dari Institut Teknologi Sepuluh November (ITS) Surabaya, siang ini mengunjungi Lapangan Migas Banyuurip Blok Cepu, yang dioperatori ExxonMobil Cepu Limited (EMCL) dalam rangka Study Ekskursi dan Kunjungan lapangan, Senin (20/2/2017).
Molornya proyek pintu air pengendali banjir di Desa Pilanggede, Kecamatan Balen, Kabupaten Bojonegoro, membuat PT Daya Patra harus bekerja keras. Pasalnya selain kena penalti, rekanan tersebut juga terancam putus kontrak.
Pintu air di Desa Pilanggede, Kecamatan Balen, Kabupaten Bojonegoro, yang sampai saat ini belum tuntas dikerjakan oleh kontraktor Dinas Pekerjaan Umum Sumber Daya Air (DPU SDA) Kabupaten Bojonegoro, sangat penting untuk masyarakat. Sebab, ada dua fungsi yang bisa dirasakan jika nanti sudah bisa dipakai.