Skip to main content

Category : Tag: Marbot


Bahagia..! Marbot, Monita, dan Takmir Masjid di Bojonegoro Terima Insentif

Hingga akhir tahun 2025, Pemkab Bojonegoro telah mencairkan insentif bagi marbot dan modin wanita (Monita), serta takmir masjid. Bagi penerima, insentif tersebut bukan sekadar bantuan ekonomi, tetapi juga bentuk penghargaan atas pengabdian yang selama ini dijalankan dengan ikhlas di tengah masyarakat.

5.900 Marbot, Modin Perempuan dan Ta’mir Masjid, Terima Insentif dari Pemkab Bojonegoro

Pemerintah Kabupaten Bojonegoro kembali meneguhkan komitmennya memberi penghargaan pada warga berperan menjaga kehidupan sosial dan keagamaan. Melalui Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Sekretariat Daerah, ribuan marbot, modin perempuan, dan ta’mir masjid menerima bantuan insentif sebagai bentuk penghargaan atas dedikasi dan pengabdian mereka.

Polres Bojonegoro Semangati Marbot Terapkan Protokol Covid-19

Polres Bojonegoro terus peduli kepada warga masyarakat kurang mampu yang terdampak pandemi Covid-19 dengan memberikan bantuan paket Sembako. Hal itu dilakukan sebagai bentuk semangat tetap menjaga masyarakat menerapkan protokol kesehatan Covid-19.

Ribuan Marbot di Bojonegoro Terima Dana Insentif

Selain guru ngaji yang bakal mendapat insentif, kabar gembira bagi marbot atau tukang bersih-bersih masjid di Bojonegoro, juga bakal menerima insentif pada tahun 2020 ini. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro melalui Kesejahteraan Rakyat (Kesra) juga menggarkan dana insentif bagi para marbot masjid yang di Bojonegoro.

Haji 2018

Subhanallah, Pasangan Marbot Masjid dan Tukang Sapu Naik Haji

Siapa sangka seorang tukang sapu jalan atau biasa disebut sebagai pasukan kuning dan juga marbot masjid dapat melaksanakan ibadah Haji di tanah Suci Mekkah. Pasangan suami istri ini tinggal di Desa Sembung, Kecamatan Kapas, Kabupaten Bojonegoro.

Usia 82 Tahun, Sunandar Rela Jadi Marbot Masjid

Tubuhnya sudah tidak bisa berdiri tegap lagi, langkanya pun sudah tidak cekatan. Namun, etos pengabdiannya perlu untuk dicontoh karena bekerja untuk kemaslahatan umat. Hal itulah yang dilakukan oleh warga Dusun Bulu, Desa Ngraho, Kecamatan Gayam, Sukandar yaitu sebagai marbut di masjid setempat.