Pecel Pustaka, Bisa Sarapan Sambil Baca Buku Bacaan
Cara unik dilakukan untuk menggaungkan budaya literasi di Kota Bojonegoro.
Cara unik dilakukan untuk menggaungkan budaya literasi di Kota Bojonegoro.
Pembelajaran yang harus dilakukan secara daring tentunya menjadi salah satu tantangan bagi siswa, guru maupun orang tua di tengah hiruk pikuk Covid-19.
Dalam rangka menekan angka Covid-19 di Indonesia, pemerintah mengeluarkan maklumat terkait pembelajaran daring. Untuk terus berproduktif saat pandemi, ada beberapa cara yang dilakukan oleh para pendidik di Kabupaten Bojonegoro.
Taman Baca Masyarakat (TBM) Budi Utomo yang berdiri di Desa Sukorejo, Kecamatan Malo, Kabupaten Bojonegoro menginisiasi kampung literasi. Di kampung ini, TBM Budi Utomo memiliki banyak program untuk meningkatkan budaya membaca.
Semangat literasi saat ini tak mengenal batas ruang dan waktu. Media sosial menjelma bak langit, dengan awan-awan sebagai karya tulis yang bertebaran sejauh mata memandang. Tidak peduli anak desa, kota, sekolah di perkotaan maupun perdesaan kini bisa menggoreskan pikiran-pikiran mereka dengan menulis, hingga menghasilkan karya.
Bertempat di arena hari bebas kendaraan bermotor di depan gedung pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro. Minggu (2/2/2020) puluhan anak muda yang tergabung dalam Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Universitas Bojonegoro menggelar diskusi terkait dunia literasi.
Tantangan bagi kalangan muda atau pelajar di seluruh wilayah Jatim khususnya Bojonegoro adalah kurangnya minat baca di kalangan milenial saat ini. Padahal dengan banyak membaca itu bisa menghasilkan karya tulisan yang bagus sekaligus membuka pikiran untuk mengetahui ilmu pengetahuan.
KeberadaanTaman Bacaan Masyarakat (TBM) memang sangat membantu guna meningkatkan Percepatan Indeks Pendidikan Manusia (IPM) di Jawa Timur ke arah yang lebih baik lagi. Pasalnya dengan TBM kebutaaksaraan di masyarakat terus berkurang.
Demi terwujudnya generasi bangsa yang sukses, berbagai upaya terus dilakukan oleh Pemerintah Provinsi maupun Kabupaten Bojonegoro, salah satunya meningkatkan literasi dikalangan para remaja. Dengan gerakan literasi itu,sektor pendidikan, bisa mendorong untuk menumbuhkan minat baca.