#MotionGrafis
Waspada Gelombang Dua Puncak Covid di Jawa Timur
Waspada Gelombang Dua Puncak Covid di Jawa Timur
Waspada Gelombang Dua Puncak Covid di Jawa Timur
Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Republik Indonesia, memprediksi pucak gelombang ke dua, Covid-19 terjadi pada minggu ke empat Januari hingga minggu pertama Februari 2021.
Perkembangan peta zonasi risiko pada minggu ini dirasa cukup mengkhawatirkan. Karena jumlah daerah yang masuk zona merah atau risiko tinggi, penambahannya cukup drastis yakni berjumlah 108 kabupaten/kota dibandingkan Minggu lalu sebanyak 70 kabupaten/kota. Jumlah peningkatan minggu ini sama jika dibandingkan saat masa awal penanganan pandemi Covid-19, tepatnya 31 Mei tahun 2020.
Penambahan kasus positif Covid-19 per 19 Januari bertambah 10.365 kasus dengan jumlah kasus aktif 146.842 kasus atau persentasenya 15,8% dibandingkan rata-rata dunia 26,38%. Jumlah kesembuhan sebanyak 753.948 kasus atau 81,3% dibandingkan rata-rata dunia 71,48%. Pada kasus meninggal sebanyak 26.590 kasus atau 2,9% dibandingkan rata-rata dunia 2,13%.
Mekanisme/alur pelayanan vaksinasi COVID-19 baik di Puskesmas, fasilitas pelayanan kesehatan lainnya maupun pos pelayanan vaksinasi, telah diatur dalam Keputusan Dirjen Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Nomor Kemenkes, nomor: HK.02.02/4/1/2021 tentang Petunjuk Teknis Pelaksanaan Vaksinasi Dalam Rangka Penanggulangan Pandemi COVID-19.
Kasus konfirmasi positif Covid-19 di Kabupaten Bojonegoro, Selasa (19/1/2021) ada sebanyak 31 orang yang dinyatakan sembuh.
Waspada...!!! Titik Lengah Penularan Covid-19 di Lingkungan Rumah
Tambahan Kasus Harian Covid-19 Nasional Minggu Ini Tembus 14 Ribu
Dengan dipelopori oleh Presiden Joko Widodo yang menjalani vaksinasi Covid-19 perdana pada Rabu (13/1/2021), Indonesia menjadi negara pertama dalam Organisasi WHO South-East Asia region yang memulai vaksinasi massal Covid-19.
Mudahnya akses konsumsi dan produksi informasi melahirkan dunia yang penuh dengan informasi. Saat ini, kita tidak hanya menghadapi pandemi Covid-19 saja, namun juga infodemi yang berisikan hoaks dan disinformasi. Informasi-informasi yang salah ini ada yang sengaja dibuat dan ada pula yang melakukannya secara tidak sadar karena ketidaktahuan, dorongan emosi sesaat, atau hanya karena faktor ketidaksukaan semata.