Skip to main content

Category : Tag: Lag


Media Bojonegoro Peringatkan Akun Facebook Pro yang Diduga Curi Berita

Sejumlah jurnalis dan media di Bojonegoro dari berbagai organisasi pers—di antaranya Asosiasi Media Siber Indonesia (AMSI), Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Bojonegoro, dan Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Bojonegoro—menyampaikan peringatan keras kepada sejumlah akun Facebook Pro yang diduga melakukan praktik plagiarisme dengan menyalin dan menyebarkan berita tanpa izin.

Indonesia Open Aquatic Championships 2025

Dahsyat..! Rahendra, Atlet Renang Bojonegoro Sabet 4 Medali di Indonesia Open

Prestasi membanggakan kembali ditorehkan atlet renang asal Kabupaten Bojonegoro, Rahendra Bimantara (11) asal Jalan Kapten Rameli, Kelurahan Ledok Kulon, Kecamatan Kota Bojonegoro. Kali ini, Jumat (14/11/2025) siang, Abim, panggilan akrab siswa SDN Kauman I itu berjaya di Indonesia Open Aquatic Championships (IOAC) 2025.

Info Olahraga

Siswa MTs Negeri 2 Bojonegoro Borong 9 Medali di Ajang POPKAB 2025

Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh siswa-siswi MTsN 2 Bojonegoro. Dalam ajang Pekan Olahraga Pelajar Kabupaten (POPKAB) Bojonegoro Tahun 2025 cabang olahraga atletik, para atlet muda dari madrasah ini berhasil membawa pulang 9 medali dari berbagai nomor lomba, meskipun hanya mengirimkan tujuh peserta.

Pelatihan Vokal Mannah Indonesia Bangkitkan Semangat Talenta Lokal

Di tengah riuhnya pertumbuhan seni dan musik di kota-kota besar, ada denyut pelan namun kuat yang muncul dari sebuah ruang kecil di pelosok Bojonegoro. Di balik tembok SDN Dolokgede, suara-suara muda berkumpul, bukan hanya untuk bernyanyi, tetapi juga untuk tumbuh.

Profil bloKers

Budi DoReMi yang Melukis Senja

Nama lengkapnya Budi Syahbudin Syukur. Ia dikenal dengan nama Budi DoReMi, lahir 19 September 1984 di Serang, Banten. Lagu hits yang diingat penggemar "Melukis Senja" abadi sampai sekarang ini.

Sejarah Desa di Bojonegoro

Asal Usul Desa Glagahan, Pelarian Prajurit Kerajaan Mataram Sekitar Tahun 1700

Pada zaman dahulu kala setelah Kerajaan Mataram mengalami perpecahan karena adanya sebuah pemberontakan yang yang didukung oleh pihak penjajahan Belanda ( VOC) sekitar tahun 1700 an, seluruh laskar atau prajurit kerajaan Mataram yang masih setia pada Raja Mataram saat itu tidak menghendaki bersekutu dengan penjajahan Belanda ( VOC), melarikan diri mencari perlindungan di setiap pelosok-pelosok kampung.