Warga Sukosewu Tertangkap Jualan Togel
Anggota Opsnal Sat Reskrim Polres Bojonegoro menangkap RB (48) warga Desa Klepek RT.10/03 Kecamatan Sukosewu lantaran terbukti mengecer togel jenis Singapura.
Anggota Opsnal Sat Reskrim Polres Bojonegoro menangkap RB (48) warga Desa Klepek RT.10/03 Kecamatan Sukosewu lantaran terbukti mengecer togel jenis Singapura.
Hasil nilai Ujian Sekolah Nasional (USN) jenjang Sekolah Dasar (SD) akan diumumkan secara serentak, di sekolah masing-masing pada tanggal 10 Juni mendatang.
Kejahatan jalanan dengan korban pengendara mobil marak terjadi di Bojonegoro dua bulan terakhir. Modus kejahatan dengan memecah kaca mobil untuk mencuri barang berharga milik pengendara mobil.
Keluhan masyarakat terkait Tempat Pembuangan Sampah (TPS) akan ditindaklanjuti Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bojonegoro. Pasalnya, banyak swalayan di Kota Ledre yang tidak membuang sampahnya di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) yang difokuskan di Desa Banjarsari, Kecamatan Trucuk Kabupaten Bojonegoro.
Setiap orang mungkin pernah mengalami sindrom lagu yang "menempel lama di kepala". Biasanya itu adalah lagu yang sedang populer dan sering diputar di radio atau televisi. Lagu itu pun akan terngiang-ngiang terus.
Keberadaan Tempat Pembuangan Sampah (TPS) di Desa Sukorejo, Kota dikeluhkan masyarakat setempat. Sebab, TPS yang lokasinya di tepi jalan di samping kuburan kembar itu sampahnya berserakan di luar lokasi dan baunya meresahkan masyarakat.
Mengantisipasi terjadinya bencana, tiga Kodim jajaran Korem 082/CPYJ mengadakan pelatihan Posko I selama tiga hari mulai tanggal 29 sampai 31 Mei 2017. Kegiatan tersebut dilaksanakan untuk meningkatkan kemampuan anggotanya.
Sungai Bengawan Solo memang banyak memberi berkah bagi warga sekitar. Selain pladu atau sebutan bagi ikan yang mabuk, bengawan solo membawa cerita tersendiri bagi warga di bantaran sungai. Yakni sampahnya bisa dimanfaatkan.
Di timur perempatan traffict light Padangan, ada masjid bernama Darul Muttaqin. Sekilas jika dilihat dari jalan raya memang tampak seperti masjid pada umumnya, tetapi yang berbeda adalah dengan adanya gapura masuk yang menarik. Tampak gapura dengan model bangunan tua ber tuliskan lambang bintang dan bulan, di bawahnya ada tahun 1931 dan di bawahnya ada tulisan SANGGAR PAMEODJA ENG ALAH. Masjid tersebut, merupakan bagian dari sejarah syiar Islam di Desa Kuncen, Kecamatan Padangan.
Selasa, (29/5/17) pagi, masyarakat di bantaran Sungai Bengawan Solo, tepatnya di Desa Sudu Kecamatan Gayam, dihebohkan dengan ikan mabuk. Masyarakat menyebutnya dengan sebutan "pladu".