Skip to main content

Category : Tag: Kiai


Kiai Khos, Kiai Noer Alie (Si Singa Karawang-Bekasi)

Melawan Belanda dengan Ilmu Kasat Mata

Singa Karawang, julukan yang disematkan untuk seorang pejuang kemerdekaan Indonesia, dari tanah Bekasi, beliau KH. Noer Ali, lahir di Desa Ujung Malang, Bekasi tanggal 15 juli 1914. Ayahnya bernama Anwar bin Layu (seorang petani) dan ibunya bernama Maimunah.

Sempat Tak Direstui, Fatayat NU Akhirnya Mandiri

Dua tahun kemudian tepatnya tahun 1942 Puteri NUM mengajukan untuk memiliki struktur terpisah dari Muslimat dan pergantian nama menjadi Fatayat NU dengan alasan semakin bertambahnya cabang-cabang di berbagai daerah.

#BeritaFoto

Mbah Yai Marzuki Puji Pendidikan di Attanwir

Pendidikan di Pondok Pesantren Attanwir yang semakin bertambah maju pesat mendapat pujian dari Ketua Tanfidziyah PWNU Jawa Timur, KH. Marzuki Mustamar.

Harlah AMB, Habib Syech Ingatkan Patuh Kiai NU

Ahbaabul Musthofa Bojonegoro (AMB) mengadakan peringatan Isro Mi'roj bersamaan tasyukuran harlah AMB ketiga. Dalam kegiatan tersebut, Habib Syech bin Abdul Qodir Assegaf yang ikut secara online berpesan, agar semua pecinta sholawat patuh sesepuh NU dan memegang teguh ahlussunnah wal jamaah.

Semangati Kiai Kampung, Gusdurian Berikan Sepeda dan Peralatan Ibadah

Keberadaan komunitas pecinta Gusdur yang tergabung dalam Gusdurian, melakukan aksi nyata dengan memberikan bantuan kepada kiai kampung di Kabupaten Bojonegoro. Kegiatan tersebut sebagai bentuk kepedulian kepada kiai yang membutuhkan, agar semakin semangat berdakwah.

Revitalisasi Spirit Salawat Badar

Tetapi tak banyak yang tahu bahwa Salawat Badar dikarang oleh seorang Kiai asli Tuban Jawa Timur dari NU, yakni Kiai Haji Ali Manshur, yang semasa hidupnya menjabat sebagai pengurus NU. Beliau wafat pada 26 Muharam dan dimakamkan di Desa Maibit, Rengel, Tuban.