99 Ribu Jiwa Warga Bojonegoro Terdampak Kekeringan
Sebanyak 99.286 jiwa warga Kabupaten Bojonegoro terdampak kekeringan sepanjang musim kemarau 2023 ini. 99 ribu jiwa itu tersebar di 208 dusun, 118 desa, 24 kecamatan di Kabupaten Bojonegoro.
Sebanyak 99.286 jiwa warga Kabupaten Bojonegoro terdampak kekeringan sepanjang musim kemarau 2023 ini. 99 ribu jiwa itu tersebar di 208 dusun, 118 desa, 24 kecamatan di Kabupaten Bojonegoro.
Sejumlah daerah di Jawa Timur (Jatim) mengalami dampak kekeringan akibat musim kemarau panjang. Kondisi ini turut terjadi di puluhan desa wilayah Kabupaten Bojonegoro.
Rabu (18/10/2023) pengguna jalan di Bojonegoro-Surabaya, tepatnya di sekitar Desa Sumuragung, Kecamatan Sumberrejo, Bojonegoro, dibuat kaget. Sebab, asap membumbung tinggi dan terlihat dari arah barat.
ExxonMobil Cepu Limited (EMCL) berikan sebanyak 294 tangki air bersih bagi warga Kabupaten Bojonegoro yang terdampak kekeringan pada musim kemarau 2023 ini. Namun, bantuan tersebut didistribusikan secara bertahap, yang dilakukan oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bojonegoro.
Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Cipta Karya membangun dan memperluas 64 sarana air bersih Himpunan Penduduk Pemakai Air Minum (HIPPAM) pada 2023. Pembangunan yang tersebar di sejumlah desa ini ditargetkan rampung akhir tahun.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) telah menyalurkan bantuan air bersih total sebanyak 1.504 tangki kepada masyarakat Bojonegoro
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) telah menyalurkan bantuan air bersih total sebanyak 1.504 tangki kepada masyarakat Bojonegoro.Â
Sebanyak 20 ton tembakau kering siap kirim, di Gudang Tembakau Desa Margomulyo, Kecamatan Balen, Kabupaten Bojonegoro ludes terbakar, Senin (9/10/2023) pagi hari.
Kabupaten Bojonegoro menjadi wilayah dengan suhu terekstreme di Jawa Timur. Hal tersebut, membuat kekeringan atau krisis air bersih meluas hingga 68 desa di Kabupaten Bojonegoro.
Kemarau panjang dampak Fenomena El-Nino masih mengintai warga Kabupaten Bojonegoro. Seperti yang terjadi di Desa Dayukidul, Kecamatan Kedungadem, sejumlah warga harus berjalan sekitar 200 meter untuk mendapatkan air bersih.