Hari Jadi Bojonegoro ke 348
206 Pedagang Sayur Keliling Dapat Bantuan
Hari Jadi Bojonegoro (HJB) ke-348 jadi momen menyenangkan bagi para pedagang keliling yang menjual aneka kebutuhan dapur, atau biasa disebut pedagang rengkek.
Hari Jadi Bojonegoro (HJB) ke-348 jadi momen menyenangkan bagi para pedagang keliling yang menjual aneka kebutuhan dapur, atau biasa disebut pedagang rengkek.
Minggu pagi di alun-alun Bojonegoro selalu penuh semangat. Warga asyik jogging, bersepeda, atau berjalan santai. Juga ada yang berkelompok melakukan gerak bersama mengikuti irama senam. Di sudut lain, para pedagang sibuk melayani pembeli yang berburu jajanan hangat atau minuman segar. Lebih asyik lagi, di antara keriuhan Car Free Day (CFD), anak-anak asyik membaca buku yang disediakan oleh Perpustakaan Daerah Kabupaten Bojonegoro.
Pelaksanaan takbir keliling santri dan wali santri TPQ Musala Annur Desa Sarangan, Kecamatan Kanor, Kabupaten Bojonegoro berlangsung semarak.
Lek Tun, De Rip, Bek U, Yu Lis.... Begitu ucap Fatimah, pedagang sayur keliling dengan suara lantang, ketika baru berhenti di RT 02/RW 02 Desa Sarangan, Kecamatan Kanor, Kabupaten Bojonegoro.
Pada momen malam hari raya Idul Adha 1444 H, Polres Bojonegoro melarang masyarakat untuk melakukan takbir keliling hingga konvoi. Polisi menghimbau masyarakat agar melakukan takbiran di masjid saja.
Para perwakilan peserta Pekan Batik Daerah Budaya Bangsa yang digelar Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro mengikuti Famtrip mengelilingi wisata Bojonegoro. Dengan penuh semangat dan keceriaan, mereka mengunjungi berbagai objek wisata andalan Kota Migas sebutan Bojonegoro Jawa Timur.
Dalam rangka menyambut hari kemenangan hari raya idul Fitri 1444 Hijriyah, pengurus Pimpinan Cabang (PC) Gerakan Pemuda Ka'bah (GPK) Kabupaten Bojonegoro berupaya memperkuat persatuan pemuda, melalui semarak gema takbir.
Ada berbagai cara unik untuk menebar kebaikan di bulan suci Ramadan. Salah satu cara unik yaitu ditunjukkan oleh Bus Mania Comunity (BMC) ) Kordinator Wilayah (Korwil) Panjer, mereka mengajak 2 panti asuhan yang ada di Bojonegoro untuk jalan-jalan dan buka bersama di Tuban, Sabtu (8/04/2023).
Dikala pandemi Covid-19 seperti saat ini, tak ada kegiatan yang dilaksanakan di sekolah. Siswa-siswi mulai dari tingkat dasar hingga perguruan tinggi harus belajar dari rumah lewat pembalajaran daring. Hal ini berdampak pula pada pendapatan para pedagang keliling, seperti pentol hingga es dan lainnya.