Skip to main content

Category : Tag: Ke


Hati-Hati..! Mobil Damkar Masih Tangani Karhutala di Pakah Semanding Tuban

Asap membumbung saat petugas gabungan tengah melakukan pembahasan di area kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Petak 79 F Resort Pemangkuan Hutan (RPH) Pakah, Desa Sumberagung, Kecamatan Semanding, Kabupaten Tuban, Jawa Timur. Banyak pengguna jalan, termasuk yang dari Kabupaten Bojonegoro bertanya-tanya mengenai kebakaran di tepi jalan itu.

Tak Perlu Antre Lama, Inovasi BPJS Kesehatan Semakin Manjakan Peserta JKN

Perkembangan layanan digital BPJS Kesehatan membuat peserta Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) kini semakin mudah mengakses berbagai layanan. Beragam inovasi yang dihadirkan dinilai mampu memangkas waktu dan membuat peserta tidak lagi harus selalu datang langsung ke kantor BPJS Kesehatan.

Sejarah Islam di Bojonegoro

Sejarah Raden Bagus Lancing Kusumo di Clebung Bubulan Bojonegoro

Sejarah penyebaran agama Islam dan tradisi leluhur masih terus dijaga oleh masyarakat Desa Clebung, Kecamatan Bubulan, Kabupaten Bojonegoro, hingga sampai saat ini. Berbagai kisah yang dituturkan secara turun-temurun menjadi kearifan lokal masyarakat.

Imron Nasir

Jalur Relima, Temani Anak-anak Pelosok Desa Tingkatkan Budaya Baca Buku

Para pelajar, mahasiswa, pakar budaya lokal hingga penulis buku dan puisi berkumpul. Tepatnya di Dinas Perpustakaan dan Kearsipan tampak lebih hangat, beberapa hari lalu. Salah satunya ada Impon Nasir, Relawan Literasi Masyarakat (Relima) Bojonegoro, yakni program dari Perpusnas RI.

Ditengah Khawatirnya Wali Murid di Bojonegoro, BGN Larang MBG Dibawa Pulang

Badan Gizi Nasional (BGN) melarang siswa penerima program Makan Bergizi Gratis (MBG) membawa pulang makanan yang telah dibagikan di sekolah. Ketentuan tersebut disampaikan ditengah masih adanya kekhawatiran sejumlah wali murid di Kabupaten Bojonegoro terhadap keamanan makanan MBG.

Golkar Bojonegoro Target Tuntaskan Kepengurusan 430 Desa pada 2026

Partai Golkar Bojonegoro mulai mematangkan mesin organisasi hingga tingkat desa sebagai bagian dari persiapan menghadapi Pemilu 2029. Konsolidasi tersebut ditargetkan rampung pada 2026, sebelum partai menyiapkan kader-kader terbaik untuk bertarung pada kontestasi politik berikutnya.