Haji 2019
Ratusan Warga Jemput Jemaah Haji di Alun-alun Bojonegoro
Ratusan warga yang merupakan keluarga jemaah haji memadati tempat penjemputan tepatnya di area alun-alun, jalan Mastumapel Kota Bojonegoro, Kamis (12/9/2019).
Ratusan warga yang merupakan keluarga jemaah haji memadati tempat penjemputan tepatnya di area alun-alun, jalan Mastumapel Kota Bojonegoro, Kamis (12/9/2019).
Diduga mengalami sakit kanker payudara dan harus menjalani pengobatan rutin, satu jemaah haji asal Kabupaten Bojonegoro, tepatnya Kelurahan Sumbang Kecamatan Kota, direncanakan pulang terlebih dulu, dan saat ini proses mengurus kepulangan.
Jemaah haji asal Kabupaten Bojonegoro, saat ini tengah melaksanakan lempar jumroh, yang nantinya usai melaksanakan lempar jumroh ula dan Wustho, jemaah akan melanjutkan ibadah thawaf ifadhah.
Seluruh jemaah Haji asal Kabupaten Bojonegoro telah tiba di tanah suci Makkah Al Mukarromah, Jumat (2/8/2019) kemarin. Usai tiba jemaah langsung mengerjakan ibadah dan dipandu oleh pembimbing masing-masing.
Tahun 2019 ini, total ada 1.293 jemaah asal Kabupaten Bojonegoro yang dapat berangkat menunaikan rukun islam yang kelima.
Gelombang pertama Calon Jemaah Haji asal Kabupaten Bojonegoro pagi tadi, Rabu (31/7/2019) dikeberangkatan menuju Asrama Haji Sukolilo Surabaya.
Ribuan koper untuk Calon Jemaah Haji (CJH) asal Kabupaten Bojonegoro sudah tiba, dan dibagikan melalui Kelompok Bimbingan Ibadah Haji (KBIH) masing-masing. Namun masih ada jemaah yang belum kebagian koper.
Kementerian Agama (Kemenag) Bojonegoro mencatat ada empat Calon Jemaah Haji (CJH) Kabupaten Bojonegoro yang meninggal dan telah melunasi Biaya Penyelagaraan Ibadah Haji (BPIH).
Ratusan Calon Jemaah Haji (CJH) Bojonegoro telah melakukan pelunasan Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) 2019, bahkan CJH yang telah melakukan pelunasan ini mencapai 80 persen dari total yang dijadwalkan berangkat tahun 2019 sebanyak 1.135 jemaah.
Banyaknya barang bawaan dalam koper jemaah haji asal Bojonegoro yang masih tertinggal di Bandara Saudi itu, diduga karena kelebihan beban. Sehingga pihak bandara Saudi harus menurunkan sebagian koper milik jamaah haji agar tidak mengganggu dan membahayakan penerbangan menuju tanah air.