Perbincangan mengenai feminisme, gender, dan Islam kerap menimbulkan perdebatan karena adanya anggapan bahwa feminisme bertentangan dengan ajaran Islam.
"Kalau ada mahasiswa AM ditunggu kehadiran peserta didik dalam pembelajaran, berarti kalian berhasil," itulah petikan kalimat Muh. Da'un selaku Kepala MA Islamiyah Balen (Maisba) kala beri sambutan pembukaan Asistensi Mengajar (AM) Prodi PAI Fakultas Tarbiyah Unugiri di Aula, Sabtu (10/01/2026).
Apakah Anda pernah mendapat wirid tertentu yang harus dibaca dalam jumlah tertentu, waktu tertentu, dan di tempat tertentu, yang jika dilaksanakan maka hajat Anda semacam “digaransi” akan segera terkabul? Kalau Anda tidak pernah mendapatkan amalan "kepastian", pernahkah Anda merasa sangat membutuhkan sesuatu atau terjepit dalam sebuah situasi yang sangat memerlukan pertolongan, kemudian Anda berdoa dengan sangat khusyu’, bahkan sambil bercucuran air mata?
Tanpa terasa kita sudah di penghujung tahun 2025, dan tinggal sehari memasuki tahun baru 2026. Menjelang pergantian tahun, sejenak kita introspeksi, muhasabah diri, tentang apa yang sudah kita lakukan dan apa yang belum kita amalkan.
Rajab adalah awal bulan kebaikan dan waktu untuk introspeksi. Mengapa harus terburu-buru untuk introspeksi? Karena Rajab mendahului Sya‘ban, bulan dimana amal-amal diangkat kepada Allah SWT. Dengan demikian, Rajab menjadi bulan penutupan catatan, yakni waktu untuk mengumpulkan amal, memperbaiki apa yang perlu diperbaiki, sebelum catatan itu diperlihatkan.
Era digital membawa dampak pada tsunami informasi yang muncul pada media sosial kita, baik informasi yang positif maupun negatif. Hal ini menuntut adanya filter dan sistem kontrol diri agar informasi-informasi tersebut dapat disikapi secara baik dan bijak.
Dalam rangka melaksanakan amanah yang diemban, sebagai seorang pemimpin yang memegang pemerintahan, mulai dari level paling atas sampai terbawah, dibutuhkan bawahan yang saleh. Hal ini di sampaikan Imam Nawawi di dalam kitabnya Riyadlus Sholihin bab "Memerintah Sultan atau Qadhi dan Lain-lainnya dari Golongan Pemegang Pemerintahan Supaya Mengangkat Wazir yang Saleh".
Di ajaran Islam, diyakini bahwa setelah menjalani kehidupan di dunia ini, umat manusia akan menghadapi kehidupan akhirat yang di dalamnya terdapat surga, sebuah tempat penuh kenikmatan yang dijanjikan Allah untuk hamba-hamba-Nya yang beriman dan beramal saleh.
Lomba fashion show bertema “Tampil Modis dan Elegan dengan Busana Muslim” dalam rangka rangkaian Hari Amal Bakti (HAB) Kementerian Agama ke-80 di Kantor Kemenag Kabupaten Bojonegoro berlangsung meriah dan sukses. Sebanyak 26 peserta dari berbagai satuan kerja (Satker) mengikuti kegiatan yang untuk pertama kalinya digelar pada momentum HAB ini, Rabu (10/12/2025).