Skip to main content

Category : Tag: Iga


Investor Hulu Migas Tunggu Iklim Investasi Membaik

Setelah tiga tahun dilanda krisis penurunan harga minyak dunia, industri hulu migas mulai menggeliat kembali. Investasi di sektor hulu tahun 2017 mulai naik. Di Timur Tengah investasi naik 4%, Rusia naik 6% dan di Amerika Serikat bahkan naik hingga 53 persen.

Raperda Dana Abadi Migas Diganti Nama?

Tim Panitia Khusus (Pansus) Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Dana Abadi Migas sudah disepakati. Namun fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Bojonegoro menginginkan nama Raperda tersebut dirubah menjadi Dana Abadi Pendidikan.

Genjot Produksi, Asset 4 Cepu Optimalkan Perawatan Sumur

PT Pertamina EP Asset 4 Field Cepu menargetkan produksi minyak 1830 barel per hari (bph) di tahun 2017. Target tersebut di topang dari lapangan minyak yang adi di tiga Kabupaten (Tuban, Bojonegoro, Blora).

Inilah Format Kompetisi Liga 3 Zona Jawa Timur

Dalam Kompetisi Liga 3 Zona Jawa Timur, ternyata mempunyai sistem yang lumayan rumit. Pasalnya, para pemuncak klasemen putaran ke dua, tidak lantas langsung otomatis naik ke liga 2, melainkan masih ada proses kelanjutan dan penyaringan lagi.

Lesunya Investasi Berdampak Turunnya Aktivitas Eksplorasi

Lesunya minat investasi di sektor hulu minyak dan gas bumi (migas) telah berdampak terhadap menurunnya aktivitas eksplorasi. Dampaknya bukan hanya dirasakan dari sisi pemasukan negara, lebih jauh dampaknya justru lebih terasa pada sisi ekonomi makro nasional.

SMK Migas Bojonegoro

Hari Pertama Masuk, Wali Siswa Pasrah ke Sekolah

Senin (17/7/2017), adalah hari yang ditunggu-tunggu oleh kaum pelajar, mulai dari tingkat Sekolah Dasar (SD) hingga Sekolah Menengah Atas (SMA) sederajat. Seperti yang terpantau pada pagi ini, di Sekolah Menengah Kejurusan Negeri (SMKN) 5 Bojonegoro, ratusan siswa berseragam rapi berjajar untuk mengikuti upacara hari pertama masuk sekolah tahun ajaran 2017-2018.

PMII Bojonegoro Sebut BUMD BBS Tak Produktif

Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) PT. Bojonegoro Bangun Sarana (BBS) dianggap Pengurus Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PC PMII) Bojonegoro, tak produktif. Hal ini disampaikan Ketua Umum Ahmad Syahid, setelah melihat kinerjanya.