Hari Buruh, Kartar Desa Katur Gelar Lokakarya
Hari Buruh yang jatuh pada 1 Mei 2017, indentik diperingati dengan menggelar aksi turun jalan menyampaikan tuntutan tentang hak sebagai buruh.
Hari Buruh yang jatuh pada 1 Mei 2017, indentik diperingati dengan menggelar aksi turun jalan menyampaikan tuntutan tentang hak sebagai buruh.
Peringatan May Day (hari buruh internasional) yang dilakukan serentak di seluruh Indonesia, bahkan Internasional, membuat jajaran Polri melaksanakan Siaga Satu untuk mengantisipasi adanya Unras (unjuk rasa) dalam rangka memperingati Hari Buruh.
Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja (Disperinaker) Kabupaten Bojonegoro, membuka posko May Day (Hari Buruh). Posko tersebut dibuka selama tiga hari, dari Minggu (30/4/2017) sampai dengan Selasa (2/5/2017).
Untuk memeperingati hari besar Hari Kartini, Madrasah Islamiyah Nadhalatul Ulama' (MINU) Unggulan Walisongo, Desa Sumuragung, Kecamatan Sumberejo, Bojonegoro menggelar rangakaian acara yang diikuti sekitar 750 peserta, Sabtu (22/4/2017).
Dalam rangka memperingati Hari Kartini, Organisasi Aksi Solidaritas Era (OASE) Kabinet Kerja bersinergi dengan BPJS Kesehatan menyelenggarakan kegiatan pemeriksaan IVA/Pap Smear di seluruh Indonesia.
Keseruan mengisi kegiatan pada momentum hari Kartini tidak hanya dirasakan di sekolah yang ada di kota Bojonegoro saja, namun juga dirasakan juga oleh Sekolah Dasar Negeri (SDN) Batokan 1 Kecamatan Kasiman yang berada di barat Bojonegoro.
Dalam Memperingati hari Kartini yang jatuh pada hari ini, Jum' at (21/4/17), sekitar 400 murid dan ibunya, dari Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), Taman Kanak-kanak (TK) serta Madrasah Ibtidaiyah (MI) Al-falah, Desa Canga'an Kecamatan Kanor mengadakan Kirab budaya Nusantara.
Hari libur sekolah yang jatuh pada hari Jumat, (14/4/2017), dimanfaatkan oleh para anak-anak yang ada di Desa/Kecamatan Bubulan, untuk bermain meriam-meriaman.
Sebagai rangkaian kegiatan menyambut Haul Pendiri Pondok Pesantren KHM Adnan Al Charis Al Hafidz digelar kegiatan Festival Anak Sholeh, Minggu (2/4/2017).
Grand final Raka-Raki Jawa Timur akan digelar pada Senin, 27 Maret 2017, mendatang. Sebelum acara grand final, seluruh wakil duta wisata dari masing-masing kabupaten akan mengikuti proses karantina selama 3 hari.