BPBD: Masyarakat Bantaran Bengawan Harus Waspada
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bojonegoro, menghimbau masyarakat khususnya yang tinggal di tepi Sungai Bengawan Solo agar berhati-hati.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bojonegoro, menghimbau masyarakat khususnya yang tinggal di tepi Sungai Bengawan Solo agar berhati-hati.
Nasib naas menimpa seorang pria asal Desa Kendalrejo, Kecamatan Soko, Tuban sore tadi. Teguh (21) tenggelam di Bengawan Solo saat berusaha menyeberang dengan cara berenang.
Lebaran memang membawa berkah bagi jasa penyeberang sungai alias tambangan di Sungai Bengawan Solo, Bojonegoro. Pasalnya selama lebaran penghasilan penambang naik dua sampai tiga lipat, sementara saat ini pendapatan kembali normal hanya ada belasan orang yang mengunakan jasa penyebrang sungai.
Angin semilir sepoi-sepoi. Sesekali berdesir kencang. Pagi itu, cuaca tidak seberapa cerah, karena mendung sudah menggelayut di sebelah timur. Matahari pun enggan menampakkan sinarnya padahal musim seharusnya telah memasuki kemarau.
Sungai Bengawan Solo memang banyak memberi berkah bagi warga sekitar. Selain pladu atau sebutan bagi ikan yang mabuk, bengawan solo membawa cerita tersendiri bagi warga di bantaran sungai. Yakni sampahnya bisa dimanfaatkan.
Selasa, (29/5/17) pagi, masyarakat di bantaran Sungai Bengawan Solo, tepatnya di Desa Sudu Kecamatan Gayam, dihebohkan dengan ikan mabuk. Masyarakat menyebutnya dengan sebutan "pladu".
Meskipun penambang galian C dilarang seperti penambang pasir di Bengawan Solo, tetapi masih terjadi. Sehingga, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Pemkab Bojonegoro bersinergi dengan penegak hukum untuk menertibkannya.
Tanggul sungai Bengawan Solo yang berada di Dusun Kanor Pinggiran, Desa/Kecamatan Kanor, Bojonegoro yang longsor, kini kondisinya semakin kritis, sehingga membuat masyarakat yang tinggal di sekitar bantaran bengawan was-was.
Hujan di wilayah hulu menyebabkan debit Bengawan Solo naik. Berdasarkan data yang diterima BPBD Bojonegoro, hingga pagi ini, elevasi tinggi muka air (TMA) pada papan duga Taman Bengawan Solo (TBS) Kota, terus menunjukkan trend naik. Diperkirakan pada siang atau sore hari ini, statusnya dapat menyentuh siaga hijau.
Hujan yang mengguyur sebagian wilayah Kabupaten Bojonegoro semalam dan daerah hulu Bengawan Solo membuat pergerakan air di bengawan naik. Kenaikan terpantau di papan duga Karangnongko, Kecamatan Ngraho, Kabupaten Bojonegoro maupun di papan ukur Taman Bengawan Solo (TBS) Kota Bojonegoro.