Sedikitnya ada 19 perahu hias yang bakal meramaikan Festival Bengawan di penghujung tahun 2018 ini. Perahu hias tersebut terdiri dari delapan perahu dari desa, selebihnya dari jajaran instansi, BUMD dan umum.
Selama gelaran Festival Bengawan dilangsungkan, Dinas Perhubungan (Dishub) Bojonegoro menerjunkan personil untuk menjaga serta mengamankan lalu lintas di sekitar area berlangsungnya kegiatan tersebut, baik di garis start maupun finish.
Festival Bengawan 2018 yang akan dilaksanakan pada Sabtu - Minggu tanggal 29 - 30 Desember mendatang bakal dimeriahkan beberapa rangkaian kegiatan. Di antaranya, Atraksi Musik Lesung dan Sarasehan Budaya dan Lingkungan.
Banjir Sungai Bengawan Solo menjadi momok tersendiri bagi masyarakat Bojonegoro. Selain menimbulkan trauma dari dampak yang ditimbulkan, banjir yang hampir setiap tahun melanda itu juga menyebabkan kerugian yang tak sedikit. Bahkan, dari data tahun 2018 ini saja, kerugian yang ditimbulkan akibat luapan Bengawan Solo mencapai Rp10,5 miliar lebih.
Banjir Sungai Bengawan Solo seolah menjadi langganan setiap tahaun di Kabupaten Bojonegoro. Hampir setiap tahun sungai terpanjang di Pulau Jawa ini meluap hingga airnya meluber ke permurkiman.
Setiap tahun, Festival Bengawan Solo rutin digelar oleh pihak terkait di Kabupaten Bojonegoro. Tahun 2018 ini rencananya berlangsung dua hari, yakin 29 dan 30 Desember 2018.
Pengujian kekuatan beban Jembatan Sosrodilogo yang menghubungkan Kota Bojonegoro dan Kecamatan Trucuk itu dilakukan Kementerian PUPR, Jumat (14/12/2018) malam.
Perahu penyebrangan di Sungai Bengawan Solo wilayah Kabupaten Bojonegoro, Kamis (29/11/2018) tidak dapat beroprasi. Hal tersebut dikarenakan banyaknya enceng gondok yang memenuhi sungai terpanjang di pulau jawa. Sekitar pukul 10.00 Wib banyaknya enceng gondok di Sungai Bengawan Solo terlihat terus bertambah. Masyarakat yang sedang mencari ikan, juga mengeluhkan atas banyaknya enceng gondok. Salain itu masyarakat yang biasanya menggunakan jasa penyebrangan dengan perahu di tambangan 3 Kelurahan Jetak juga merasa kecewa, pasalnya setelah menunggu lama, prahu belum berani menyebrang karena terhalang enceng gondok.
Perahu penyebrangan di Sungai Bengawan Solo wilayah Kabupaten Bojonegoro, Kamis (29/11/2018) tidak dapat beroprasi. Hal tersebut dikarenakan banyaknya enceng gondok yang memenuhi sungai terpanjang di pulau jawa.