Belum Masa Panen, Harga Beras di Bojonegoro Selatan Naik
Dikarenakan belum masa panen, harga beras di daerah Bojonegoro selatan naik. Harga saat ini mencapai Rp10.000 per kilogram.
Dikarenakan belum masa panen, harga beras di daerah Bojonegoro selatan naik. Harga saat ini mencapai Rp10.000 per kilogram.
Menjaga bentuk tubuh tetep indah adalah dambaan setiap orang. Bahkan, banyak orang rela diet atau memakan makanan tertentu utuk menjaga berat dan bentuk tubuh idealnya.
Harga beras di sejumlah Pasar Tradisional Bojonegoro terpantau tinggi. Meski sudah ada operasi pasar, harga beras premium saat ini dijual dengan harga Rp9.500 per kilogram dari yang sebelumnya dijual dengan harga Rp7.000 naik menjadi Rp8.700 sampai Rp9.000 per kilogram.
Pengadaan alat keselamatan bagi para penambang perahu di Bengawan Solo didapatkan langsung dari Dinas Perhubungan Provinsi Jawa Timur. Sebab, tidak ada anggaran khusus dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Bojonegoro untuk pengadaannya.
Dinas Perhubungan (Dishub) Bojonegoro, selain memberikan alat keselamatan bagi jasa pengguna penyeberangan bengawan, juga melakukan pemantauan rutin kondisi perahu. Hal itu sebagai langkah antisipatif terjadinya kecelakaan.
Naiknya beberapa kebutuhan bahan pokok di pasaran saat menjelang natal dan tahun baru 2018 sudah terjadi, namun tidak demikian untuk bawang merah di kalangan petani malah mengalami penurunan harga.
Kampung Kristen yang berada di Dusun Kwangenrejo, Desa Leran, Kecamatan Kalitidu, Bojonegoro merupakan kampung yang penuh toleransi antar sesama warga dalam memeluk agama masing-masing.
Setelah hearing (dengar pendapat) beberapa hari yang lalu, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bojonegoro kembali melakukan inspeksi mendadak (sidak) kedua, Kamis (21/12/2017). Hal itu dilakukan untuk mengecek pelaksanaan proyek, serta memastikan kualitas jalan yang dikerjakan.
Operasi Sikat II Semeru 2017 yang berlangsung sejak tanggal 11 hingga 20 Desember lalu, Polres Bojonegoro berhasil mengungkap 44 Kasus dengan 48 tersangka.
Dua produsen minuman keras (miras) jenis arak yang baru berjalan sekitar dua bulan di Desa Mojodelik Kecamatan Gayam Kabupaten Bojonegoro, tidak dapat berkutik saat digrebek Polres Bojonegoro. Hasil arak produksinya rupanya dijual di warung sekitaran Kecamatan Gayam.