Parade Drumband LATSITARDANUS AAL Meriah
Sekitar 120 orang taruna yang ikut kegiatan Latihan Integrasi Taruna Wreda Nusantara (LATSITARDANUS) XXIX/2019 SATLAK HIU Akademi Angkatan Laut (AAL) beraksi di Bojonegoro.
Sekitar 120 orang taruna yang ikut kegiatan Latihan Integrasi Taruna Wreda Nusantara (LATSITARDANUS) XXIX/2019 SATLAK HIU Akademi Angkatan Laut (AAL) beraksi di Bojonegoro.
Sebagai agenda tahunan yang diselenggarakan Sekolah Menengah Atas (SMA) Muhammadiyah Dua (Muda) Sumberrejo, Drumband Carnival berjalan cukup meriah, Minggu (17/02/2019).
Proses penutupan Kejuaraan Drum Band/Marcing Band se Kabupaten Bojonegoro, Minggu (16/12/2018) berlangsung semarak. Sebab, ada sajian dari marcing band di depan panggung utama.
Puluhan group Drum Band/Marcing Band tingkat SD/MI hingga SMA/SMK/MA se Kabupaten, Minggu (16/12/2018), diberangkatkan oleh Kepala Dinas Pendidikan Bojonegoro.
Sejak pagi, puluhan group Drum Band/Marcing Band tingkat SD/MI hingga SMA/SMK/MA se Kabupaten, Minggu (16/12/2018), telah datang ke lokasi start.
Puluhan group Drum Band/Marcing Band tingkat SD/MI hingga SMA/SMK/MA se Kabupaten, Minggu (16/12/2018), diberangkatkan oleh Kepala Dinas Pendidikan Bojonegoro.
Puluhan group Drum Band/Marcing Band tingkat SD/MI hingga SMA/SMK/MA se Kabupaten akan memperebutkan jadi yang terbaik, Minggu (16/12/2018) pagi. Acara berlangsung pukul 08.00 WIB.
Puluhan group Drum Band/Marcing Band Tingkat TK/RA se Bojonegoro ikut ambil bagian. Kejuaraan memperebutkan Piala Bupati di Tahun 2018. Acara berlangsung di Desa Tejo, Kecamatan Kanor, Bojonegoro. Untuk tingkat TK/RA hanya konser di lokasi lomba tanpa parade jalan kaki.
Diundurnya pelaksanaan Parade drumband, Sabtu (27/10/2018) kemarin memang mendapat banyak reaksi kekecewaan, baik dari Sekolah maupun walimurid. Bahkan reaksi kekecewaan itu juga muncul dari anggota DPRD Bojonegoro yang menilai mundurnya kegiatan tersebut kurang siapnya panitia dalam hal ini Dinas Pendidikan (Disdik) menyelenggarakan kegiatan parade drumband.
Diundurnya parade drumband tingkat Sekolah Dasar (SD) se-Kabupaten Bojonegoro, membuat sekolah dan juga para wali murid kecewa.