Sehari Jelang Lebaran, LPG di Kota Bojonegoro Masih Sulit Didapat, Warga Beralih ke Kayu Bakar
Sehari Jelang Lebaran, LPG di Kota Bojonegoro Masih Sulit Didapat, Warga Beralih ke Kayu Bakar
Sehari Jelang Lebaran, LPG di Kota Bojonegoro Masih Sulit Didapat, Warga Beralih ke Kayu Bakar
PT Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Timur, Bali, dan Nusa Tenggara (Jatimbalinus) memastikan distribusi LPG subsidi 3 kilogram di wilayah Bojonegoro tetap berjalan lancar di tengah meningkatnya kebutuhan masyarakat selama Ramadan.
PT Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Timur, Bali, dan Nusa Tenggara (Jatimbalinus) memastikan distribusi LPG subsidi 3 kilogram di wilayah Jawa Timur tetap berjalan lancar menjelang Idul Fitri 1447 Hijriah. Selain menjaga kelancaran distribusi, Pertamina juga melakukan pemantauan intensif agar kebutuhan energi masyarakat, khususnya rumah tangga dan pelaku usaha mikro, tetap terpenuhi.
Tercatat ada lima desa di empat kecamatan yang ada di Kabupaten Bojonegoro mengalami kekeringan akibat musim kemarau yang berlangsung sejak bulan Agustus lalu.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bojonegoro, mencatat sebanyak 15 Desa di Kabupaten Bojonegoro tengah mengalami kekeringan. Pihaknya berupaya menyalurkan ratusan tangki air bersih untuk wilayah terdampak kekeringan.
Dampak kemarau, kini mulai dirasakan oleh masyarakat Bojonegoro, bahkan beberapa wilayah sudah mengalami kesulitan air bersih untuk memenuhi kebituhan sehari-harinya. Hingga saat ini, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bojonegoro, telah mencatat sudah ada 31 dusun di 19 Desa di wilayah Kabupaten Bojonegoro, telah terdampak kekeringan dan kesulitan air bersih akibat musim kemarau yang telah terjadi.
Dampak kekeringan mulai dirasakan oleh warga Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat menyebut saat ini sudah ada satu desa mengajukan permohonan suplai air bersih.
Prediksi Kemarau Makin Panjang, 1000 Tanki Air Siap Droping
Dari ratusan desa dan kelurahan di Kabupaten Bojonegoro, ada 72 desa yang sangat membutuhkan air bersih. Sebab, banyak sumur dan sumber yang menjadi gantungan warga tidak mengeluarkan air lagi. Terbesar di Kecamatan Sumberrejo dan Sugihwaras.
Musim kemarau panjang di Kabupaten Bojonegoro begitu berat dijalani oleh masyarakat yang berada di wilayah kering. Baik di timur, barat atau selatan jantung Kota Bojonegoro.