Skip to main content

Category : Tag: Dr


AMPK Ajukan 4 Poin ke DPRD Terkait Rodliyyah

Dalam audiensi yang dilakukan di ruang Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPRD) Kabupaten Bojonegoro, tadi siang (11/7/2017). Aliansi Masyarakat Pengawas Keadilan (AMPK) mengajukan empat poin kepada DPRD, terkait KDRT yang menimpa Rodliyyah (37).

AMPK Adakan Audiensi dengan DPRD Soal Rodliyyah

Aliansi Masyarakat Pengawas Keadilan (AMPK), yaitu perkumpulan dari Koalisi Perempuan Indonesia (KPI), Bojinegoro Institute (BI), Ploso Jenar, IDFoS Indonesia,ADEMOS, PMII, GMNI, LPBI NU, dan LBH KINASIH menggelar audiensi dengan Dewan Perwakilan Daerah (DPRD) soal kasus KDRT yang menimpa Rodliyyah.

Pilih Calon Bupati, Gerindra Konsultasi ke Pusat

DPD Partai Gerindra Bojonegoro belum memastikan langkah apakah akan membuka penjaringan bakal calon bupati dan wakil Bupati Bojonegoro atau tidak. Meski banyak parpol lain yang sudah membuka penjaringan.

AMPK Desak Bupati dan Ketua DPRD Realisasi Perda Perlindungan

Di tahun 2015 Kabupaten Bojonegoro mendapat penghargaan kabupaten ramah HAM dan kabupaten Layak anak. Pada tahun yang sama Bojonegoro juga mendeklarasikan diri sebagai Kabupaten Welas Asih. Dengan beberapa penghargaan yang sudah didapatkan tersebut sangat disayangkan jika masih terjadi kekerasan terhadap perempuan dan anak.

AMPK Galang Dukungan Save Rodliyyah Stop KDRT

Aliansi Masyarakat Pengawas Keadilan (AMPK) di Bojonegoro terus mengawal kasus KDRT yang menimpa Rodliyah (37), asal Desa Kedungbondo, Kecamatan Balen, itu sebelumnya telah menjadi korban kekerasan suaminya, Zainudin (42) yang menjabat sebagai Kepala Urusan Pemerintahan Desa Cangaan.

Korban KDRT Jadi Tersangka?

Besok, Jaksa Penuntut Umum Ajukan Tanggapan

Saat ini, perkara Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) di Desa Cangaan, Kecamatan Kanor, Kabupaten Bojonegoro, antara Rodliyah dan Zainuddin dilimpahkan ke Pengadilan Negeri (PN) Bojonegoro. Rencananya dalam proses persidangan, Kamis (22/6/2017) besok akan mendengarkan jaksa penuntut umum (JPU) mengajukan tanggapan.

Full Day School Akan Bubarkan Madrasah Diniyah

Keputusan yang dilontarkan oleh menteri pendidikan dan kebudayaan baru Prof. Dr. Muhadjir Effendy tentang Full Day School (FDS) menuai kontroversi dan membuat gaduh di masyarakat. Nantinya kalau gagasan ini diterapkan, selama seharian penuh, siswa akan berada di bangku sekolah. Tujuannya menurut menteri Muhajir Effendy adalah untuk membentuk karakter siswa. Alasan lain, karena ketika siswa pulang lebih dini, pergaulan siswa tidak terkontrol kedua orang tua sibuk bekerja dan baru pulang sore hari. Akibatnya, siswa bebas keluyuran di luar rumah dan akan melakukan banyak perbuatan negatif tanpa ada pengawasan dari orang tua.

Korban KDRT Jadi Tesangka ?

Saling Lapor, Keduanya Jadi Terdakwa

Kasus dugaan Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) yang dialami Rodliyah dan Zainudin sekarang ini sudah proses persidangan di Pengadilan Negeri (PN) Kabupaten Bojonegoro. Namun kedua mantan pasangan suami istri ini menjadi terdakwa karena saling melaporkan.

Korban KDRT Jadi Tersangka ?

Kapolres Sudah Mempertemukan Rodliyah Dengan Penyidik

Terkait kasus Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) yang dialami Rodliyah, Kapolres Bojonegoro, AKBP. Wahyu Sri Bintoro sudah memfasilitasi untuk mempertemukan Rodliyah dengan penyidik Polsek Kanor.