Yayasan Alumni 98 Attanwir Dropping Air Bersih
Kekeringan yang masih melanda wilayah selatan di Kabupaten Bojonegoro membuat banyak pihak turun tangan. Salah satunya dengan cara membantu mengirim air bersih.
Kekeringan yang masih melanda wilayah selatan di Kabupaten Bojonegoro membuat banyak pihak turun tangan. Salah satunya dengan cara membantu mengirim air bersih.
Kesulitan air bersih saat musim kemarau, megetuk alumni SMPN 1 angkatan tahun 1983 (Aldega), melaksanakan kegiatan sosial berupa droping air bersih di Desa Balongcabe, Kecamatan Kedungadem, Sabtu (31/8/8/2019).
Kementrian Agama (Kemenag) Kabupaten Bojonegoro, menggelar Pekan Olahraga dan Seni (Porseni) 2019 untuk semua jenjang yang digelar di MAN 1 Bojonegoro, Sabtu (24/8/2019).
Mendekati pelantikan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Bojonegoro periode 2019-2024, partai politik (Parpol) yang mendapat jatah kursi pimpinan, belum bisa memastikan wakilnya.
Puluhan group drumband dari berbagai jenjang mulai dari Sekolah Dasar (SD) hingga Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) se Kecamatan Dander menggelar parade drumband, Minggu (18/8/2019) yang mengambil start diwana tirta Dander dan finish di Masjid Al Birru Pertiwi Kecamatan Dander.
Guna meningkatkan kualitas pendidikan di semua jenjang madrasah, Kementerian Agama (Kemenag) Bojonegoro bakal melakukan pemetaan guru.
Kontingen siswa Bojonegoro yang mengikuti Kompetisi Sains Madrasah (KSM) tingkat Provinsi Jawa Timur yang digelar di Kota Malang, Kamis (15/8/2019) kemarin, harus gigit jari, lantaran tidak ada yang memperoleh juara.
Bagi masyarakat Jawa, kata Nyadran sudah tidak asing lagi didengar. Karena tradisi tersebut merupakan bagian dari budaya warisan nenek moyang orang Jawa.
Puluhan siswa mulai jenjang Madrasah Ibtidaiyah (MI) hingga Madrasah Aliyah (MA) mewakili Kabupaten Bojonegoro untuk mengikuti Kompetensi Sains Madrasah (KSM) tingkat Provinsi yang diselenggarakan di Kota Malang, selama dua hari yang dimulai Rabu (14/8/2019) ini dan Kamis (14/8/2019) besok.
Penyelenggaraan Deklarasi Madrasah Ramah Anak dilakukan Kementerian Agama (Kemenag) RI. Hal itu merupakann wujud gerakan pendidikan yang memberikan kenyamanan dalam pembelajaran, sehingga anak dalam menuntut pendidikan bisa merasa nyaman.