Pria di Desa Mojosari Tewas Gantung Diri
Priagung Hadi Santoso asal Dusun Jambe RT.05/RW.02 Desa pilangsari Kecamatam Kalitidu, Bojonegoro nekat mengakhiri hidupnya dengan cara menggantung diri, Rabu (9/8/2017) sore.
Priagung Hadi Santoso asal Dusun Jambe RT.05/RW.02 Desa pilangsari Kecamatam Kalitidu, Bojonegoro nekat mengakhiri hidupnya dengan cara menggantung diri, Rabu (9/8/2017) sore.
Seorang petani bernama Sarlan (73), warga Dusun Karangpoh RT.06/RW.02, Desa Jawik Kecamatan Tambakrejo, Bojonegoro ditemukan tewas dengan gantung diri, di kandang belakang rumahnya, Senin (24/7/2017) pagi.
Diduga terhimpit ekonomi, seorang pria bernama M.Zaeni (34) ditemukan tewas menggantung di dalam rumahnya Desa Wedi RT.06/RW.01 Kecamatan Kapas, Kabupaten Bojonegoro sekitar pukul 15.00 WIB, Kamis (18/7/2017).
Dari banyaknya sekolah yang ada di Bojonegoro, mulai SD hingga SMA sederajat, hanya satu sekolah yang menyabet predikat sebagai sekolah mandiri.
Seorang perempuan ditemukan tewas karena diduga gantung diri di dalam rumahnya, Rabu (31/5/2017) siang. Korban, Uswatun Khasanah (33) warga Desa Wadang RT.18/06 Kecamatan Ngasem, Bojonegoro.
Seorang pria gangguan jiwa ditemukan tewas gantung diri, Selasa(9/5/2017) tadi. Pria tersebut adalah Ngasiran (43) warga Desa Cendono RT.010/RW.02, Kecamatan Padangan, Kabupaten Bojonegoro. Korban meninggal gantung diri di dalam rumahnya.
Laibin (57), warga RT.02/RW.01, Desa/Kecamatan Bubulan, Kabupaten Bojonegoro, ditemukan dalam keadaan tidak bernyawa, karena gantung diri di samping rumahnya, Senin (1/5/2017).
Sugiman (60), warga Dusun Canjang, Desa Sumberbendo, Kecamatan Bubulan, Kabupaten Bojonegoro ditemukam tewas tak bernyawa akibat gantung diri, Kamis (20/4/2017).
Seorang pria ditemukan tewas gantung diri di sebuah pohon, Minggu sore (2/4/2017). Korban nekat mengakhiri hidupnya di tepi sungai turut wilayah Dusun Bangle RT.14/RW.04 Desa Bulu, Kecamatan Balen, Bojonegoro.
Berada di era globalisasi dan pasar bebas perlu menyiapkan pelajar yang pandai berbahasa Inggris. Seperti yang dilakukan MTs Ma'arif Kabupaten Bojonegoro yang serius mencetak pelajar pandai Bahasa Internasional tersebut, dengan menggandeng Genta Course Pare.