#blokBojonegoroTV
Tahun Ini TITD Hok Swie Bio Gelar Sedekah Bumi Berbeda
Tahun Ini TITD Hok Swie Bio Gelar Sedekah Bumi Berbeda
Tahun Ini TITD Hok Swie Bio Gelar Sedekah Bumi Berbeda
Seperti lazimnya yang terjadi pada setiap bulan syuro, warga tanah Jawa menggelar serangkaian acara doa dan tasyakuran serta ruwatan. Hal ini juga dilakukan umat Konghucu dan Budha di Bojonegoro yang menggelar ritual atau wujud syukur pada Tuhan Yang Maha Esa, Kamis, (3/9/2020).
Seluruh warga dari berbagai dukuhan atau dusun yang ada di Desa Campurejo, Kecamatan Bojonegoro berdatangan ke Makam Manis, untuk melakukan sedekah bumi bersama-sama. Dengan membawa bekal makanan yang sebelumnya sudah ditaruh pada setiap plastik untuk kemudian dilanjutkan manganan.
Deklarasai Kelana dan Dekela Menuju Bojonegoro Ramah Anak
Jangan Lupa Pukul 10.17 Wib Berhenti Sejenak
Setelah 4 Bulan lebih dihantam badai pandemi Covid-19, serta adanya pembatasan wilayah untuk menekan angka penyebaran covid-19, akhirnya kini Pemerintah kembali mempersilakan masyarakat menggelar acara. Izin itu pun tetap dengan syarat memperhatikan protokol kesehatan pencegahan Covid-19.
umat, (14/08/2020) pemilik usaha sablon kaos atau pelaku ekonomi mengungkapkan terkena imbas disaat terjadi pandemi Covid-19 sejak tiga bulan terakhir ini. Mereka mengaku terjadi penurunan pesenan yang signifikan mencapai 50 persen.
Adaptasi tatanan kehidupan baru atau new normal di masa pandemi Covid-19, di beberapa daerah yang berubah status dari zona merah menjadi zona kuning dan hijau, telah banyak melakukan berbagai aktivitas, salah satunya hajatan pernikahan. Meski demikian, tetap mentaati peraturan pencegahan covid-19.
Nyadaran atau Sedekah Bumi adalah bentuk rasa syukur terhadap Tuhan yang maha esa atas rizki yang telah diberikan berupa sandang, pangan dan papan kepada masyarakat.