Hingga Akhir Mei Stok Darah di PMI Belum Stabil
Beberapa komponen darah di Palang Merah Indonesia Bojonegoro tidak stabil. Banyak komponen darah yang masih kosong. Hal ini bermula sejak awal pandemi Covid-19.
Beberapa komponen darah di Palang Merah Indonesia Bojonegoro tidak stabil. Banyak komponen darah yang masih kosong. Hal ini bermula sejak awal pandemi Covid-19.
Selain memberikan manfaat untuk masyarakat dengan ilmunya, alumni Bahrul Ulum Tambakberas Jombang juga ikut peduli terhadap kondisi sekitar. Hal itu ditunjukkan mendonor darah dengan tetap mematuhi protokol kesehatan (Prokes) Covid-19.
Mau tahu berapa banyaknya orang-orang yang membutuhkan transfusi darah di Indonesia? Melansir dari laman Palang Merah Indonesia (PMI), setiap delapan detik, ada satu orang yang membutuhkan transfusi darah di Indonesia. Cukup besar bukan kebutuhan transfusi darah di negara kita?
Stok persediaan darah selama Bulan Ramadan dipastikan aman, adapun stok darah yang telah terkumpul sebanyak 261 kantong dan masih akan terus berubah setiap harinya.
Stok darah yang tersedia di Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Bojonegoro, terbilang minim. Kondisi itu dianggap tidak aman.
Unit Donor Darah (UDD) PMI Bojonegoro kini telah kehabisan stok darah dari para pendonor, hal tersebut terjadi semenjak pandemi covid-19 menyerang hingga saat ini, sehingga menyebabkan turunnya jumlah pendonor yang ada di Kabupaten Bojonegoro.
Stok Plasma Konvalesen di UUD PMI Bojonegoro Belum Seimbang
Pandemi Covid-19 di Bojonegoro masih melanda. Untuk mengatasi hal tersebut, pemimpin Bojonegoro harus harmonis dan saling membahu dalam melaksanakan program pembangunan. Demikian disampaikan Ridwan Hambali, Rektor Unugiri saat menjadi narasumber dalam sarasehan yang digelar Gerakan Pemuda Ansor Bojonegoro, Sabtu (23/1/2021) di aula PCNU Bojonegoro.
Upaya pemerintah dalam menangani pasien Covid-19 terus dilakukan. Termasuk menghadapi penambahan kasus baru pasca libur panjang akhir tahun dan tahun baru 2021.