Sempat Tak Digaji, Perempuan Asal Bojonegoro Kini Sukses Buka Toko Kelontong
Yati (44), lahir di Kabupaten Bojonegoro Jawa Timur pada tahun 1980 silam. Keterbatasan ekonomi membuat Yati hanya bisa menamatkan pendidikan jenjang sekolah dasar (SD).
Yati (44), lahir di Kabupaten Bojonegoro Jawa Timur pada tahun 1980 silam. Keterbatasan ekonomi membuat Yati hanya bisa menamatkan pendidikan jenjang sekolah dasar (SD).
Toko Mafi bukan satu-satunya toko kelontong di Pasar Banjarejo, Kabupaten Bojonegoro, tetapi keuletan dan kerja keras pemiliknya membuat performa tokonya menduduki posisi tertinggi di aplikasi New Pasar.id besutan PT. Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Ada sebuah desa di Bojonegoro yang disebut "Kampung Tempe". Lokasinya di RT 9 / RT 02 Desa Klepek, Kecamatan Sukosewu, Kabupaten Bojonegoro. Awalnya, komunitas produsen tempe ini merupakan produsen mebel. Mayoritas penduduk di RT 9 ini telah memilih usaha produksi tempe sebagai usaha rumahan. Budi dan Siti Ningsih adalah salah satu pelaku utama yang memulai usaha tempe mereka 15 tahun lalu, menggantikan usaha sebelumnya yang berfokus pada mebel.
Lastri (55), seorang perempuan tangguh dari Dusun Jombang, Desa Bumirejo, Kecamatan Kepuhbaru, Kabupaten Bojonegoro, telah menjalani perjuangan luar biasa selama lebih dari 10 tahun. Ditinggal mati suaminya, Lastri tidak berputus asa dan memilih untuk keliling desa-desa, membawa aneka macam kue basah dan botok adonan tradisional.
Bermunculannya platform jual beli barang digital, khususnya TikTok Shop dinilai membuat para pedagang yang masih berjualan secara offline merugi.
Kekosongan stok LPG 3 Kg yang terjadi di sejumlah wilayah kecamatan di Kabupaten Bojonegoro, menyebabkan banyak warga kesulitan untuk menjalani aktivitas sehari-hari. Gas LPG 3 Kg yang mayoritas digunakan warga kalangan menengah ke bawah untuk keperluan memasak hingga berjualan makanan, mendadak hilang dari peredaran membuat warga putar otak.
Kepala Dinas Perdagangan, Koperasi dan Usaha Mikro Kabupaten Bojonegoro, Suakemi buka suara terkait kelangkaan gas LPG 3 kilogram yang terjadi di Bojonegoro beberapa hari ini. Ia menyebut bahwa LPG di Bojonegoro tidak langka.
Beli produk Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di Bojonegoro, kini bisa menggunakan Quick Response Code Indonesian Standar (QRIS) atau metode pembayaran non tunai. Fitur QRIS sendiri diyakini bisa membuat produk UMKM naik kelas dan aman untuk bertransaksi.
Menjelang Bulan Suci Ramadhan 1444 H, ratusan pedagang yang tergabung dalam Paguyuban Pedagang Pasar Kota (PPPK) Bojonegoro berziarah ke makam Raden Tumenggung Haryo Matahun 1 atau Bupati Bojonegoro pertama, Jum'at (17/3/2023).
Keramaian Car Free Day (CFD) di Alun-Alun Bojonegoro sudah menjadi kenangan. Kini para pedagang dan masyarakat umum sudah mulai beraktivitas di relokasi CFD baru, yaitu di sekitar Stadion Letjend Soedirman Bojonegoro.