Panen, Pedagang Parsel Raup Omzet 10 Juta
Menjelang lebaran idul fitri 1441 Hijriah, pedagang parsel di Kabupaten Bojonegoro "Banjir" orderan. Hal ini terlihat dari meningkatnya pesanan parsel, baik dari dalam maupun luar Kabupaten Bojonegoro.
Menjelang lebaran idul fitri 1441 Hijriah, pedagang parsel di Kabupaten Bojonegoro "Banjir" orderan. Hal ini terlihat dari meningkatnya pesanan parsel, baik dari dalam maupun luar Kabupaten Bojonegoro.
Sebanyak 41 orang dari 75 pedagang di Pasar Kota Bojonegoro, hasil swab sudah keluar hari Rabu (13/5/2019). Hasilnya, ada 2 orang positif corona atau Covid-19.
Meskipun beberapa pedagang kabur dan banyak yang belum datang, pedagang yang sudah tiba di Pasar Banjarejo tampak antusias mengikuti rapid test. Mereka antre untuk didata, selanjutnya menunggu giliran untuk diperiksa petugas.
Rapid Tes, 86 Pedangan Pasar Kota Bojonegoro Reaktif Positif
Antusiasme nampak pada puluhan pedagang di Pasar Tradisional Kota Bojonegoro, untuk mengikuti rapid test Covid-19 di tiga titik lokasi, guna mengidentifikasi apakah pedagang pasar ada yang terinfeksi Virus Corona/Covid-19 atau tidak.
Sebagai antisipasi kecemburuan sosial antar pedagang yang ada di Kota Bojonegoro, Dinas Perdagangan Kabupaten Bojonegoro membuat tempat khusus bagi para pedagang dadakan atau pedagang takjil saat bulan Ramadan.
Dampak Pandemi COVID-19 membuat sekolah-sekolah menerapkan kebijakan belajar di rumah. Sebagaimana instruksi Pemerintah, tentu hal ini berdampak para pedagang yang selama ini berjualan di sekolah tidak mendapatkan penghasilan.
Kebijakan pemberlakuan belajar di rumah bagi seluruh siswa jelas berdampak bagi pedagang yang menggantungkan hidupnya dari berjualan di lingkungan sekolah. Untuk itu menindaklanjuti instruksi Bupati Bojonegoro Nomor 2 Tahun 2020 tentang Kejadian Luar Biasa (KLB) Non Alam Penyebaran Virus Corona (Covid-19), Pemkab mengalokasikan bantuan sembako untuk mereka.
Yuvita yang sehari-hari berprofesi sebagai pedagang seblak banting setir menjadi penjual masker di tengah maraknya pandemi Covid-19 untuk tetap menghasilkan omzet.