Pergi Mancing, Kakek di Sumberrejo Tewas Tenggelam
Malang tak dapat ditolak, seorang kakek di Dusun Kauman, Desa/Kecamatan Sumberrejo tewas tenggelam di sungai tak jauh dari rumahnya. Korban Parwono (69) diduga terpeleset saat mancing.
Malang tak dapat ditolak, seorang kakek di Dusun Kauman, Desa/Kecamatan Sumberrejo tewas tenggelam di sungai tak jauh dari rumahnya. Korban Parwono (69) diduga terpeleset saat mancing.
Pagi yang cerah saat matahari menampakan sinarnya, saat itu pula hilir mudik para pelajar berangkat ke tempat menimba ilmu. Ada yang berjalan kaki, naik motor hingga angkutan umum. Begitu juga dengan para pelajar Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) Dander yang terlihat silih berganti berdatangan memasuki kelas masing-masing.
Pada masa pertumbuhan, anak-anak cenderung memiliki ingatan yang kuat dan kerap meniru apa yang dilakukan oleh orang tuanya.
Memasuki musim penghujan, permintaan barang elektronik untuk mesim cuci mengalami peningkatan. Sebab, dengan datangnya musim hujan banyak konsumen yang berburu mesin cuci untuk mencuci dan mengeringkan baju agar lebih cepat lantaran cuaca sering mendung. Sehingga pangsa permintaan penjualan mesin cuci pun dapat dipastikan ramai saat musim hujan.
Setelah menggalang bantuan untuk bencana Pacitan, Pimpinan Cabang Lembaga Penanggulangan Bencana dan Perubahan Iklim Nahdlatul Ulama (PC LPBI NU) menyalurkan bantuan tersebut ke lokasi bencana. Setidaknya ada ratusan paket dari sumbangan yang terkumpul.
Usai bencana longsor terjadi di Desa Pacing yang diakibatkan gerusan air di aliran Sungai Besuki sehingga 4 rumah milik warga amblas, pihak Kecamatan Sukosewu menghimbau untuk warga selalu waspada akan adanya bencana tanah longsor susulan.
Intensitas hujan cukup tinggi yang terjadi di wilayah selatan Bojonegoro, mengakibatkan tanah lonsor yang menimpa 4 rumah milik warga Dusun Krajan, RT 10 RW 02, Desa Pacing, Kecamatan Sukosewu.
Bencana banjir dan tanah longsor yang terjadi di Kabupaten Pacitan beberapa waktu lalu seakan membuka mata bagi para komunitas dan Organisasi pemuda yang ada di Bojonegoro untuk membantu meringankan beban dari para korban.
Bencana banjir bandang dan longsor yang melanda Kabupaten Pacitan, mendapat perhatian penuh dari Pengurus Komisariat (PK) Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) AT-TANWIR Bojonegoro. Perhatian tersebut, berupa pemberian logistik seperti makanan dan pakaian, yang langsung diantarkan ke posko bencana di Jalan Kepodang Nomor 47 Ploso Pacitan, Minggu (3/12/2017).
Bencana banjir yang terjadi di Pacitan membuat masyarakat peduli, termasuk Pimpinan Cabang Lembaga Penanggulangan Bencana dan Perubahan Iklim (PC LPBI NU) Bojonegoro. Sehingga lembaga PCNU Bojonegoro yang bergerak dikebencaan, menggalang bantuan.