BMKG Juanda Minta Masyarakat Waspada Potensi Hujan dan Angin Kencang
Pantauan radar BMKG Juanda, menyebutkan agar masyarakat mewaspadai potensi hujan intensitas sedang hingga lebat disertai petir dan angin kencang sesaat, selama 3 hari ke depan.
Pantauan radar BMKG Juanda, menyebutkan agar masyarakat mewaspadai potensi hujan intensitas sedang hingga lebat disertai petir dan angin kencang sesaat, selama 3 hari ke depan.
Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Juanda menyampaikan press release kewaspadaan potensi cuaca ekstrem dan angin kencang di wilayah Jawa Timur untuk sepekan ke depan. Mulai tanggal 11 hingga 17 Februari 2023 mendatang.
Hari Kamis (2/1/2023) besok, 16 Kecamatan di Kabupaten Bojonegoro diprediksi akan hujan lebat disertai petir pada sekitar pukul 16.00 WIB hingga 19.00 WIB. Hal tersebut, berdasarkan prakiraan cuaca dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Tuban.
Dalam press release yang dikeluarkan oleh BMKG Juanda menyebutkan, wilayah Jawa Timur saat ini berada pada puncak musim penghujan, dan memperhatikan kondisi dinamika atmosfer di wilayah Jawa Timur masih cukup signifikan, sehingga mengakibatkan peningkatan potensi cuaca ekstrem di beberapa wilayah.
Prakiraan cuaca hari ini di Wilayah Jawa Timur, Jumat (30/12/2022) atau H-2 jelang tahun baru 2023, terpantau dalam instagram resmi BMKG Juanda tercatat di beberapa wilayah Jawa Timur berpotensi hujan sedang hingga lebat disertai petir, dan angin kencang hingga penutup tahun 2022.
Musim hujan sedang terjadi di Indonesia termasuk wilayah Jawa Timur yang sering mengalami hujan dengan intensitas sedang hingga lebat, disertai petir dan angin kencang sesaat.
Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Djuanda, merilis cuaca yang terjadi selama tiga hari ke depan. Hujan intensitas sedang hingga lebat, disertai petir dan angin kencang sesaat terjadi diprediksi akan terjadi di beberapa wilayah Jawa Timur, termasuk Kabupaten Bojonegoro.
Meski beberapa hari terakhir Kabupaten Bojonegoro kerap hujan lebat dan angin kencang, Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Klimatologi Kelas II Malang memperkirakan bulan April ini masa peralihan atau pancaroba memasuki musim kemarau.
Akhir-akhir ini cuaca di Kabupaten Bojonegoro menjadi terasa sangat terik. Banyak masyarakat yang mengeluh akibat cuaca di Bojonegoro yang tak seperti biasanya. Lalu apa penyebabnya?
Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Malang, melalui surat edaran (SE), menghimbau terkait analisis curah hujan Januari 2021 dan prakiraan hujan Maret hingga Mei 2021 di wilayah Provinsi Jawa Timur.