#bB60Detik
Siap Hadapi UNBK, 71 WB Lakukan Simulasi
Di Pusat Kegiatan Belajar Mengajar (PKBM) Lestari Desa Ngulanan, Kecamatan Dander, Bojonegoro, 71 WB Simulasi UNBK
Di Pusat Kegiatan Belajar Mengajar (PKBM) Lestari Desa Ngulanan, Kecamatan Dander, Bojonegoro, 71 WB Simulasi UNBK
Sebelum pelaksanaan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) Dinas Pendidikan (Disdik) Bojonegoro, tetap menjadwalkan try out maupun simulasi bagi Warga Belajar (WB) Paket Kesetaraan. Direncanakan, kegiatan berlangsung awal bulan Maret 2019.
Warga Belajar (WB) yang akan mengikuti Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) paket kesetaraan, tidak usah khawatir akan biaya ujian. Pasalnya biaya bakal ditanggung oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro.
Pelaksanaan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) tingkat Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) bakal diikuti sebanyak 7.336 siswa. Namun dari total itu ada 77 siswa nantinya bakal melaksanakan UNBK dengan menggabung di 4 SMK lain yang jaraknya dinilai dekat.
Tercatat 56 Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) bakal mengikuti Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) bulan Maret mendatang. Dari dari total keseluruhan sekolah yang terdaftar, ada 5 SMK yang nanti UNBK dilaksanakan menumpang ke sekolah lain.
Pelaksanaan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) tingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP) sederajat dijadwalkan bakal dilaksanakan tanggal 22 April mendatang.
Pada pelaksanaan UNBK jenjang Madrasah Tsanawiyah (MTs) 2019 bakal diikuti 6.394 siswa baik dari Negeri maupun Swasta. Namun dalam pelaksanaan UNBK mendatang ada 32 lembaga yang bakal menumpang dalam melaksanakan ujian tersebut.
6 Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) belum bisa menggelar ujian nasional berbasis komputer (UNBK) mandiri dan harus gabung dengan SMP lain, lantaran minimnya sarana prasarana komputer.
Badan Kehormatan (BK) Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bojonegoro dianggap mandul. Karena itu, BK DPRD bakal memanggil ketua Fraksi masing-masing.
Ketua Badan Kehormatan (BK) Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bojonegoro, Choirul Anam, mengakui kinerja DPRD saat ini cenderung menurun.