Stok Beras Bulog Bojonegoro Capai 22.015 Ton
Stok persediaan beras Badan Urusan Logistik (Bulog) Sub Divre Bojonegoro saat ini sudah mencapai 22.015 ton. Jumlah tersebut bisa diklaim bisa mencukupi kebutuhan beras nasional hingga 7 bulan ke depan.
Stok persediaan beras Badan Urusan Logistik (Bulog) Sub Divre Bojonegoro saat ini sudah mencapai 22.015 ton. Jumlah tersebut bisa diklaim bisa mencukupi kebutuhan beras nasional hingga 7 bulan ke depan.
Pengumpulan zakat fitrah Badan Amil Zakat (Baznas) Bojonegoro selama bulan Ramadan ini memperoleh sebanyak 18 juta atau 1,8 ton lebih berupa beras. Hasil itu, diprediksi masih akan bertambah sebelum ditutupnya penerimaan zakat fitrah oleh Baznas
Bantuan beras Rastra yang biasanya didapat masyarakat miskin setiap bulannya, mulai bulan Mei 2018 ini dipastikan sudah tidak ada lagi. Pasalnya pada Mei ini bantuan rastra tersebut akan beralih ke Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT).
Target serapan beras Badan Urusan Logistik (Bulog) Sub Divre III Bojonegoro tahun 2018 ini sebesar 76.000 ton. Namun hingga memasuki bulan April ini serapan beras yang sudah didapat oleh Bulog baru sekitar 17.000 ton atau masih 22 sekitar persen
Salah satu dampak turunnya harga beras, karena stok di gudang yang masih penuh. Sehingga Bulog tidak membeli beras milik petani dan berdampak pada penurunan harga beras di pasaran.
Bantuan Sosial Beras Kesejahteraan (Bansos Rastra) bagi masyarakat miskin di Bojonegoro, hingga kini bantuan tersebut belum tersalurkan ke Keluarga Penerima Manfaat (KPM).Padahal setiap Bansos Rastra itu harusnya tersalurkan setiap bulannya.
Akhir bulan Maret 2018 harga kebutuhan pokok di Pasar Tradisional Kota Bojonegoro masih normal tidak kenaikan harga sembako. Namun, para pedagang keluhkan sepi pembeli.
Pasokan beras ke sejumlah pedagang di pasar Banjarejo, Kecamatan Kota Bojonegoro, masih terbilang normal, meski beberapa waktu lalu sejumlah lahan pertanian sempat terendam air akibat luapan sungai Bengawan Solo.
Tahun 2017 lalu, meski hasil pertanian di Bojonegoro menurun sebesar 963.163 ton, namun kebutuhan masyarakat Bojonegoro surplus sebesar 422.022 ton.
Musim panen telah tiba. Meskipun saat ini panen belum merata, harga beras mulai turun perlahan setelah sebelumnya sempat naik signifikan.