Skip to main content

Category : Tag: Bela


Sinau Bareng Nge-MC

Buruan Daftar Lebih Awal, ini Fasilitasnya

Sinau Bareng Nge-MC akan digelar hari Sabtu (11/1/2020) mendatang. Bagi anda yang ingin mengikuti ajang belajar dan bertukar untuk Master of Ceremony (MC) atau pembawa acara itu, bisa mendaftar lebih awal.

Yuk...! Ikuti Sinau Bareng Nge-MC di Bojonegoro

Pembawa acara atau yang familiar disebut dengan Master of Ceremony (MC), merupakan ujung tombak dari pelaksanaan suatu acara. Sukses berjalannya suatu acara, tergantung kepiawaiannya sang MC.

Siswa SMKN 5 Belajar Energi Migas Bareng EMCL

Kabupaten Bojonegoro Jawa Timur memiliki lapangan minyak dan gas bumi (Migas) sangat banyak sekali, salah satunya adalah lapangan Banyu Urip yang dikelola operator ExxonMobil Cepu Limited (EMCL) di Kecamatan Gayam. Selain itu Bojonegoro juga punya SMK yang memiliki jurusan yang bergerak di bidang industri migas yaitu SMK Negeri 5 Bojonegoro.

Siswa SMAN 1 Kalitidu Belajar Energi Migas dengan EMCL

Sebanyak 100 siswa-siswi di SMA Negeri 1 Kalitidu menghadiri kelas Belajar Energi Migas bersama ExxonMobil Cepu Limited (EMCL) sebagai operator Lapangan Minyak Banyu Urip, Blok Cepu, bermitra dengan Yayasan Kampung Ilmu Bojonegoro (YKIB), Kamis (17/10/2019).

Ratusan Guru RA Ikuti Pelatihan Pembuatan Media Pembelajaran

Ratusan guru Raudhotul Atfal (RA) se Kabupaten Bojonegoro mengikuti pelatihan pembuatan media pembelajaran bagi anak usia dini sekaligus untuk melatih guru-guru tersebut agar lebih terampil dalam membuat sebuah media pembelajaran yang baik dan menarik.

Liburan dan Konsistensi Belajar

Hadirnya liburan semester kali ini tentu menyisakan pertanyaan sekaligus kekhawatiran mendalam orang tua terhadap anak-anaknya. Pertanyaan itu adalah, selama liburan apa yang akan dilakukan oleh anak-anak? Sedangkan sisi kekhawatirannya, apakah liburan mereka hanya habis di depan layar ponsel!

#Ngabuburit

Tunggu Waktu Buka Puasa, Keliling Pasar Cari Kebutuhan Lebaran

Sudah seperti budaya, momen lebaran dijadikan ajang untuk membeli berbagai barang baru seperti sepatu, sandal dan baju. Namun kali ini ada yang berbeda, masyarakat wilayah Bojonegoro memilih mencari keperluan lebaran sembari menunggu beduk magrib, atau bisa dikatakan ngabuburit.