#BeritaFoto
Parah, Genangan di Utara Adipura 30 Cm
Setiap hujan lebat di jantung Kota Bojonegoro, genangan air pasti terjadi di beberapa titik. Termasuk parah di utara bundaran Adipura, atau bagian selatan Jalan Diponegoro.
Setiap hujan lebat di jantung Kota Bojonegoro, genangan air pasti terjadi di beberapa titik. Termasuk parah di utara bundaran Adipura, atau bagian selatan Jalan Diponegoro.
Setiap ada hujan dengan intensitas tinggi di jantung Kota Bojonegoro, banjir lokal atau genangan air cukup tinggi terjadi di beberapa ruas jalan.
Debit air Bengawan Solo yang sempat naik beberapa waktu yang lalu, dan menyebabkan banjir di berbagai wilayah yang ada di Bojonegoro, rupanya dimanfaatkan oleh sebagian warga untuk mencari ikan.
Akibat banjir yang terjadi di Bojonegoro, kerugian materiil yang diderita petani mencapai Rp350 juta. Kerugian itu akibat bajir yang terjadi merendam lahan pertanian mereka. Meski demikian, pihak Dinas Pertanian (Disperta) Bojonegoro memastikan tidak banyak padi yang rusak dan yang terancam gagal panen.
Pembentukan desa tangguh bencana banjir Bengawan Solo sebagai upaya menekan kerugian masyarakat. Seperti disampaikan Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Bojonegoro, Eko Susanto.
Banjir yang melanda wilayah Kabupaten Bojonegoro beberapa waktu lalu sangat berdampak bagi warga. Pun membuat beberapa OPD mengulurkan tangan memberikan bantuan bagi korban banjir di wilayah Kota Ledre.
Banjir yang terjadi di Kabupaten Bojonegoro beberapa hari lalu, tidak hanya menyebabkan lahan pertanian terendam, tapi juga kolam ikan milik warga di 3 kecamatan terkena dampaknya, sehingga mereka rugi.
Musim hujan dapat dipastikan Bengawan Solo akan meluap. Seperti tanggal 5 hingga 10 Maret 2019 sempat mencapai Siaga Kuning. 9 dari 28 kecamatan yang ada di Kabupaten Bojonegoro sebagian wilayahnya terendam. Total 48 desa.
Bencana banjir yang melanda di Kabupaten Bojonegoro, beberapa hari lalu telah menyebabkan kerusakan di berbagai sektor. Mulai infrastruktur jalan rumah warga, persawahan, hingga peternakan warga. Diperkirakan, total kerugian dampak akibat bencana banjir tersebut mencapai Rp1.893.500.000 miliar.
Akibat debit air bengawan solo naik dan sempat membanjiri beberapa wilayah yang ada di bantaran sungai, membuat aktivitas warga kampung nelayang di Dukuh Kendal, Desa Kabalan, Kecamatan Kanor yang sehari-hari mencari ikan sempat terhenti.