Hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur wilayah Kabupaten Bojonegoro beberapa hari terakhir ini, membuat debit air sungai di Dusun Kaliklampok, Desa Bobol, Kecamatan Sekar meluap sehingga merendam beberapa rumah warga.
Berdasarkan hasil analisis data dari BMKG dengan Impact Based Forecast (IBF) serta BNPB dengan InaRisk, Kabupaten Tuban masuk dalam daftar wilayah berpotensi banjir pada akhir bulan Mei 2021.
Hujan deras disertai angin kencang melanda wilayah selatan Bojonegoro, Sabtu (27/3/2021) sore sekira pukul 16.00 WIB. Sejumlah pohon tumbang dan banjir terjadi di selatan wilayah di Kota Migas.
Tingginya intensitas hujan menjadi salah satu faktor utama penyebab terjadinya banjir. Berdasarkan laporan dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bojonegoro, banjir luapan yang terjadi di Jalan Poros Desa Jumput, Kecamatan Sukosewu, Kabupaten Bojonegoro menggenangi beberapa rumah dan sawah warga sekitar pukul 03.00 Wib, Senin (22/3/2021).
Sebanyak 120 rumah penduduk yang berada di 5 RT dan 10 hektar sawah yang ditanami padi dan bawang merah di Dusun Sugihan, Desa Kedungsumber, Kecamatan Temayang, Kabupaten Bojonegoro kembali tergenang banjir kiriman, Minggu (14/3/2021).
Intensitas Hujan Tinggi Jalan Protokol Bojonegoro Terendam Banjir
Reporter: Lizza Arnofia
blokBojonegoro.com - Intensitas curah hujan yang tinggi menguyur wilayah Bojonegoro sore tadi, Jumat (12/03/2021) mengakibatkan sebagian wilayah Kota yang berada disepanjang Jalan Teuku Umar, Kelurahan Kadipaten, Bojonegoro terendam banjir air genangan.
Tampak di sepanjang Jalan Teuku Umar, hujan deras yang terjadi sejak pukul 15.00 WIB tersebut menggenangi jalan protokol hingga mencapai 30 centimeter, dan membuat beberapa pengendara motor kuwalahan saat akan mengemudikan kendaraannya.
"Hujan deras sore tadi disertai petir, saya lewat banjir air genangan mencapai 30 centimeter sepanjang Jalan Teuku Umar," ungkap Dita pengendara kendaraan bermotor asal Kelurahan Sumbang.
Sementara itu, Kepala Seksi (Kasi) Kesiapsiagaan dan Pencegahan Bencana BPBD Bojonegoro, Eko Susanto mengatakan, banjir air genangan yang melanda di sekitar Jalan protokol Kota Bojonegoro atau Jalan Teuku Umar memang diakibatkan curah hujan yang cukup tinggi.
Pihaknya juga meminta warga atau pengendara kendaraan bermotor untuk berhati-hati saat melintas, terlebih saat terjadi banjir.
"Benar karena curah hujan yang cukup tinggi, maka perlu diwaspadai terjadinya banjir air genangan di sekitar wilayah Kota. Kami juga mengimbau bagi warga untuk berhati-hati saat melintas," tutup Eko Susanto. [liz/lis]
Intensitas curah hujan yang tinggi menguyur wilayah Bojonegoro sore tadi, Jumat (12/03/2021) mengakibatkan sebagian wilayah Kota yang berada disepanjang Jalan Teuku Umar, Kelurahan Kadipaten, Bojonegoro terendam banjir air genangan.
Hujan deras yang mengguyur beberapa wilayah Kabupaten Bojonegoro, pada Selasa sore (2/3/2021) mengakibatkan beberapa desa di Kecamatan Gondang mengalami banjir akibat luapan air Sungai Pacal. Dampaknya, ari meluber ke area persawahan, pertanian, jalan poros kecamatan, dan menggenangi pemukiman warga.