Skip to main content

Category : Tag: Ba


Lagi-Lagi, Damkar Berantas Sarang Lebah yang Resahkan Warga

Warga Kelurahan Mojokampung, Kota Bojonegoro, dibuat resah adanya sarang lebah yang berada di atap rumah Lukman (48) warga RT 03/RW 01. Lantaran dianggap meresahkan akhirnya hal itu langsung dilaporkan warga kepada pihak pemadam kebakaran (Damkar), Rabu (16/1/2019).

Jelang Porprov 2019

15 Atlet Akan Perkuat Tim Basket Bojonegoro pada Porprov 2019

Pengurus Cabang (Pengcab) Olahraga Bola Basket Bojonegoro, tengah fokus membentuk skuatnya yang bakal didaftarkan untuk mengikuti pekan Olahraga Provinsi (Porprov) 2019 mendatang. Hingga kini atlet seleksi tengah melakukan latihan. Rencananya, 15 atlet akan turut berlaga pada Porprov mendatang.

Disperta Tak Rekomendasi Jebakan Listrik untuk Usir Tikus

Banyaknya petani yang memasang jebakan tikus yang dialiri listrik di lahan pertanian dirasa cukup membahayakan. Oleh karenanya, Dinas pertanian (Disperta) Bojonegoro, menghimbau agar petani tidak lagi memasang jebakan seperti itu lagi, karena masih ada cara lain agar wabah tikus tidak merusak tanaman padinya.

14 Kepala SMA/SMK Resmi Tempati Jabatan Baru

Memberi penyegaran terhadap suasana baru pada SMA/SMK di Bojonegoro, belasan Kepala SMA/SMK menjabat jabatan baru. Adapun serah terima jabatan (Sertijab) itu baru dilaksanakan, Selasa (15/1/2019) siang di Aula SMAN 3 Bojonegoro.

HUT YPPRT, Komitmen Jadikan Siswa 'Birrul Walidain'

Rangkaian acara diadakan untuk memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Yayasan Pondok Pesantren Roudltout Tholibin (YPPRT) Balen, Bojonegoro, yang ke-43, diadakan khatmil qur'an di halaman sekolahan setempat, Selasa (15/1/2019). Dalam agenda tersebut pengurus yayasan berkomitnen menjadikan siswa 'birrul walidain' (berbakti kepada kedua orang tua).

Sugeng Bahagijo Go DPR RI

Siapkan Strategi Entaskan Pengangguran

Persoalan angkatan kerja di Indonesia, utamaya di Kabupaten Bojonegoro-Tuban belum bisa diacungi jempol sepenuhnya. Pasalnya sesuai data Badan Pusat Statistik, 66 persen angkatan kerja Indonesia hanya memiliki latar belakang pendidikan SMP hingga SD ke bawah. Padahal memasuki era revolusi industri 4.0, keahlian buruh dan angkatan kerja harus ditingkatkan.