Nusantara CSR Award 2019, Pertamina Raih 4 Penghargaan
Pertamina melalui unit bisnisnya Marketing Operation Region V Jatimbalinus berhasil menyabet 4 (empat) penghargaan Nusantara CSR Award 2019 dari La Tofi School of CSR Rabu (18/9).
Pertamina melalui unit bisnisnya Marketing Operation Region V Jatimbalinus berhasil menyabet 4 (empat) penghargaan Nusantara CSR Award 2019 dari La Tofi School of CSR Rabu (18/9).
Keberadaan Jaringan Gas (Jargas) untuk Kabupaten Bojonegoro sebesar 10.000 Sambungan Rumah Tangga (SR) nanti akan diperuntukkan bagi yang ada di 3 kecamatan yakni Kota Bojonegoro, Ngasem dan Gayam. Namun Jargas tersebut bakal mulai dikerjakan di tahun 2020 mendatang.
Gerakan 18.21 yang digalakkan oleh Pemkab Bojonegoro belakangan ini dikarenakan perubahan lingkungan yang sangat cepat dan beragam. Terutama kehadiran revolusi industri 4.0 dan kecanggihan teknologi.
Pada 10 September 2019 lalu, Bupati Bojonegoro Hj. Anna Mu'awanah mengirim surat kepada seluruh kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Camat hingga Lurah/Kades se Kabupaten Bojonegoro. Intinya, untuk ikut sosialisasi "Gerakan 18.21".
Kedelai memang kaya manfaat, tak hanya itu kulit dan batang kedelai bisa dimanfaatkan untuk kebutuhan berbagai kebutuhan, seperti pakan ternak, bahkan harganya pun cukup memiliki harga jual yang tinggi.
Masa panen tembakau yang sudah memasuki panen masa petik daun ketiga dan keempat membuat harga jual tembakau rajangan kering terbilang cukup mahal, seiring masa panen tersebut sejumlah perusahaan tembakau juga sudah melakukan pembelian tembakau ke petani langsung sekaligus menetapkan harga pembelian tertinggi dan terendah.
Ada yang unik saat tasyakuran warga RT 02/RW 02 Desa Sarangan, Kecamatan Kanor, Kabupaten Bojonegoro.
Keberadaan Jaringan Gas (Jargas) untuk Kabupaten Bojonegoro sebesar 10.000 Sambungan Rumah Tangga (SR) nanti akan diperuntukkan ke 3 kecamatan. Tepatnya pada tahun 2020.
Informasi keberadaan Jaringan Gas (Jargas) untuk Kabupaten Bojonegoro sebesar 10.000 Sambungan Rumah Tangga (SR) sebenarnya sejak bulan Agustus 2019. Hal itu setelah adanya permintaan tambahan dari Pemkab Bojonegoro.
Awal pekan, Senin (7/9/2019) harga sejumlah komoditas atau kebutuhan pokok di beberapa pasar Kabupaten Bojonegoro sebagian ada yang mengalami penurunan, ada juga yang stabil dan bahkan ada yang kembali melonjak naik.