Semakin Menurun, Kasus Aktif di Bojonegoro Menjadi 22 Orang
Kasus Covid-19 di Kabupaten Bojonegoro semakin menurun. Setelah Senin (29/3/2021) masih ada 27, Selasa (30/3/2021) menjadi 22 orang.
Kasus Covid-19 di Kabupaten Bojonegoro semakin menurun. Setelah Senin (29/3/2021) masih ada 27, Selasa (30/3/2021) menjadi 22 orang.
Pada 26 Maret 2021 lalu, program vaksinasi Covid-19 di Indonesia telah mencapai lebih dari 10 juta penyuntikan dosis vaksin Covid-19 untuk total vaksinasi pertama dan kedua.
Perkembangan pasien sembuh per 29 Maret 2021, jumlahnya sudah melebihi angka 1,3 juta orang atau angka tepatnya bertambah menjadi 1.336.818 orang dengan persentasenya di angka 89,1%. Angka kesembuhan kumulatif ini meningkat dengan adanya penambahan pasien sembuh harian sebanyak 5.418 orang.
Memenuhi prasyarat vaksinasi Covid-19 penting agar saat waktunya vaksinasi tidak terjadi penundaan.
Dalam rangka peringatan 1 (satu) tahun perjuangan melawan COVID-19, PT Adaro Energy Tbk (Adaro), melalui program “Adaro Berjuang untuk Indonesiaâ€, kembali menyerahkan bantuan untuk membantu percepatan penanganan COVID-19. Bantuan senilai total Rp 2,75 miliar yang digunakan untuk operasional ambulans Satuan Tugas (Satgas) Penanganan COVID-19 ini diserahkan oleh Presiden Komisaris Adaro Edwin Soeryadjaya kepada Ketua Relawan Satgas COVID-19 Andre Rahadian, disaksikan oleh Kepala BNPB Doni Monardo Senin (29/3/2021) di Jakarta.
Update situasi Jawa Timur Senin (29/3/2021) ada sebanyak 283 pasien dinyatakan sembuh dari Covid-19.
Pasien Covid-19 di Kabupaten Bojonegoro yang dinyatakan sembuh ada sebanyak 10 orang, Senin (29/3/2021).
Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) telah mengumumkan kebijakan terkait skema penyaluran Bantuan Operasional Sekolah (BOS) dan Dana Alokasi Khusus (DAK) Fisik untuk tahun 2021. mekanisme penyaluran dana BOS langsung ke sekolah sejak tahun lalu telah menerima tanggapan positif dan berhasil mengurangi tingkat keterlambatan dana sekitar 32 persen atau tiga minggu lebih cepat dibandingkan tahun 2019.
Pelayanan dispendukcapil kini dibuka kembali, Senin (29/03/2021), setelah satu minggu lalu ditutup akibat 2 pegawai dinyatakan terpapar virus covid-19. Hal ini mengakibatkan pelayanan kependudukan dialihkan secara online melalui aplikasi Si N'duk dan WhatsApp.
Penumpang kereta api (KA) jarak jauh yang berangkat dari stasiun Bojonegoro hingga kini masih tetap wajib menunjukkan hasil tes Covid-19. Pasalnya, layanan Genose C-19 bagi para penumpang kereta api (KA) jarak jauh yang berangkat dari stasiun Bojonegoro hingga kini belum ada.