Ada 283 Ponpes di Bojonegoro, Dander Paling Banyak
Jumlah pondok pesantren (Ponpes) di Kabupaten Bojonegoro semakin bertambah banyak. Data yang dihimpun blokBojonegoro.com, ada sebanyak 283 pesantren di Kota Migas.
Jumlah pondok pesantren (Ponpes) di Kabupaten Bojonegoro semakin bertambah banyak. Data yang dihimpun blokBojonegoro.com, ada sebanyak 283 pesantren di Kota Migas.
Program One Pesantren One Product (OPOP) sebelumnya telah diluncurkan oleh Gubernur Jawa Timur (Jatim), Khofifah Indar Parawansa secara offline dan online pada Desember 2020 lalu di Kota Surabaya.
Berdayakan ekonomi santri melalui program One Pesantren One Product (OPOP), Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa berkunjung ke Kabupaten Bojonegoro untuk melakukan silaturahim sekaligus kolaborasi pesantren dengan berbagai pihak. Di antaranya, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Bank Indonesia (
Beberapa Pondok Pesantren (Ponpes) di Bojonegoro memilih untuk memulangkan santrinya terlebih awal sebelum adanya pembatasan mudik.
Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin meminta pondok pesantren tetap menerapkan protokol kesehatan selama masa pandemi COVID-19.
Keberadaan pelajar termasuk santri sangat penting dalam menjaga dan memperkuat Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Seperti yang dilakukan Al-Rosyid Dander, Bojonegoro yang terus menanamkan kesatuan dan persatuan melalui pramuka dengan mengadakan kursus pembina Pramuka mahir tingkat dasar (KMD).
Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Bojonegoro gencar memberikan pemahaman terkait penularan dan pencegahan Covid-19.
Kepala Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja (Dinperinaker) Kabupaten Bojonegoro, Welly Fitrama membuka pelatihan berbasis kompetensi kejuruan Bahasa Inggris Gelombang III Tahun 2020, di Balai Latihan Kerja Kompetensi (BLKK) Attanwir Talun Bojonegoro, Senin (2/11/2020).