Waspada Banjir Bengawan Solo
Waduh...! Tren Air Bengawan Solo Naik Cepat
Tinggi air sungai Bengawan Solo di Kabupaten Bojonegoro terus naik pukul 09.00 WIB. Bahkan di Karangnigko sudah akan masuk ke siaga Siaga 1 (Hijau).
Tinggi air sungai Bengawan Solo di Kabupaten Bojonegoro terus naik pukul 09.00 WIB. Bahkan di Karangnigko sudah akan masuk ke siaga Siaga 1 (Hijau).
Kabupaten Bojonegoro dan sekitarnya, ketika musim hujan kebanyakan disertai dengan petir atau kilat yang menyambar-nyambar. Sehingga, bagi masyarakat yang beraktifitas di luar ruangan harus tahu trik menghindarinya.
Sampai akhir Minggu pertama di Bulan Januari 2025, cuaca ektrem masih mengintai Kabupaten Bojonegoro dan wilayah lain di Jawa Timur.
Selang sehari setelah ditemukannya korban pertama, Dinik (55) warga warga RT 06/RW 03 Desa Jari, Kecamatan Gondang, Kabupaten Bojonegoro, Selasa (24/12/2024) sekitar pukul 13.30 WIB kemarin, pagi tadi suaminya giliran yang ditemukan.
Debet air di sungai Bengawan Solo alhamdulillah sejak dinihari sudah menunjukkan tren turun. Walaupun masih Siaga 1 (Hijau), namun hulu sungai terpanjang di Pulau Jawa tersebut menunjukkan penurunan yang signifikan.
Ketika debet air di sungai Bengawan Solo mulai tinggi, masyarakat terkadang ingin melihat penampakannya dari dekat. Tidak jarang, warga santai di pinggir Jembatan Kanor-Rengel (KaRe), walaupun hal itu tidak disarankan karene berbahaya.
Informasi blokBojonegoro.com, Selasa (24/12/2024), dari Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika yang dirilis Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bojonegoro menyebutkan, hari ini diprediksi wilayah Bojonegoro tidak ada hujan petir.
Bengawan Solo yang melintasi belasan kecamatan di Kabupaten Bojonegoro kembali menunjukkan tren naik. Bahkan, laporan terkini menunjukkan Siaga 1 (Hijau).
Masjid Ar-Rohman di Desa/Kecamatan Dander, Kabupaten Bojonegoro ini selalu diterjang banjir bandang saat hujan deras mengguyur wilayah selatan Kabupaten Bojonegoro.
Banjir bandang kembali menerjang Kecamatan Dander, Kabupaten Bojonegoro. Banjir tersebut, terjadi usai hujan dengan intensitas tinggi mengguyur sejumlah wilayah di Kabupaten Bojonegoro, Senin (23/12/2024) petang.