Skip to main content

Category : Tag: Agama


Pengajuan Perkara Turun, Dominan Cerai Gugat

Tiga tahun belakangan jumlah kasus pengajuan perkara di Kabupaten Bojonegoro tahun 2017 ini memiliki trend menurun. Sesuai data di Pengadilan Agama (PA) Bojonegoro dalam kurun waktu satu tahun di 2017 ada sekitar 3.025 pengajuan perkara yang diterima.

Perekonomian Meningkat, Suami Banyak Ajukan Poligami

Peningkatan perekonomian di Kabupaten Bojonegoro ikut mempengaruhi jumlah masih tingginya akan pengajuan poligami. Terbukti para suami yang perekonomiannya meningkat, kebanyakan yang mengurus ijin poligami ke kantor Pengadilan Agama (PA) Kabupaten Bojonegoro.

3 Tahun, Pengajuan Perkara di PA Menurun

Tiga tahun belakangan ini jumlah kasus pengajuan perkara di Kabupaten Bojonegoro memiliki tren menurun. Sesuai data di Pengadilan Agama ( PA) Bojonegoro dalam kurun waktu bulan Januari hingga November tahun 2017 ada sekitar 2.968 pengajuan perkara yang diterima. Sementara di tahun-tahun sebelumnya jumlah kasus melebihi jumlah tersebut.

Ratusan Peserta Hadir Dalam 'Temu Harmoni' FKUB

Dalam rangka memupuk keharmonisan dalam perbedaan beragama, Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Bojonegoro, Rabu (6/12/2017), menggelar 'Temu Harmoni' di Pondok Pesantren (Ponpes) Al Rosyid, Kendal Dander.

Belajar Wira’i di Era Banjir Informasi

Hidup ini berubah cukup pesat. Internet membuat perubahan makin cepat saja. Dulu, era tahun 90 an informasi tentang apapun, hanya bisa diperoleh dari sumber terbatas. Kita dapat informasi dari radio atau televisi dengan jumlah informasi yang masih bisa dihitung. Tapi kini, informasi bisa datang tiap detik, selalu berubah, tumpang tindih, seakan tak terbatas.

Ramadan Penjualan Buku Agama Tinggi

Di bulan suci ramadhan ini, banyak masyarakat yang berbondong-bondong untuk melakukan amal kebaikan yang sebanyak-banyaknya. Hal itu ternyata membawa berkah bagi para penjual buku agama dan Al-Qur'an yang berada di Kabupaten Bojonegoro, pasalnya sejak bulan ramadan permintaan mengalami kenaikan yang signifikan.

Berharap Kerukunan Umat Beragama Tetap Terjaga

Peran Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kabupaten Bojonegoro harus tetap bersinergi. Sehingga Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro meminta kerukunan umat beragama tetap terjaga, meskipun berbeda agama.

Refleksi RA. Kartini

Kartini, Kyai Sholeh Darat dan Kitab Tafsir Faidhur-Rohman

Setiap tanggal 21 April bangsa Indonesia memperingati Hari Kartini. Peringatan yang merujuk pada lahirnya Raden Ajeng Kartini, 21 April 1879. Kartini hidup pada zaman ketika kekuatan budaya masyarakat sangat permisif memandang perempuan. Zaman ketika budaya feodalisme dan patriaki masih dijunjung tinggi di bumi Nusantara. Zaman ketika perempuan harus menanggung “double colonisation” (Kirsten Holst Petersen & Anna Rutherford, Beginning Postcolonialism, 2008). Penjajahan dari bangsa asing dan penjajahan dari bangsa sendiri yakni budaya patriaki.

Tarik Ulur Relasi Agama dan Negara

Himbauan Presiden Joko Widodo untuk tidak mencampurkan agama dan politik yang disampaikan dalam pidatonya pada saat meresmikan Tugu Titik Nol Peradaban Islam Nusantara di Tapanuli Tengah, Sumatera Utara, menuai kritik dari beberapa tokoh politik. Pernyataan presiden tersebut dikritik tidak punya pijakan sejarah. Namun kritik itu tak menyurutkan pikiran dan langkah politik, pada saat meresmikan Masjid Arifah Istiqomah Ponpes Khalifatullah Singo Ludiro, Sukoharjo Jawa Tengah, dalam pidatonya presiden kembali mengingatkan semua elemen bangsa untuk tidak mempolitisasi agama. Presiden Joko Widodo juga mengklarifikasi bahwa tidak ada pikiran politik atau kehendak untuk memisahkan agama dan politik atau negara, namun menegaskan bahwa hubungan antara keduanya harus dijalin dalam konteks yang tepat.