Skip to main content

Category : Tag: Sunan


Wujud Syukur, Alumni Panitia Haul ke-34 KH Muhammad Sholeh Gelar Ziarah ke Tuban

Sebagai bentuk rasa syukur atas suksesnya penyelenggaraan Haul ke-34 Almaghfurlah KH Muhammad Sholeh dan Masyayikh Pondok Pesantren Attanwir Talun, Kecamatan Sumberrejo, Kabupaten Bojonegoro, sejumlah alumni yang tergabung dalam IKAMI ATTANWIR menggelar ziarah ke sejumlah makam waliyullah di Kabupaten Tuban, Sabtu (11/7/2026).

Dorong Kemandirian Ekonomi Perempuan, UNUGIRI Revitalisasi UMKM Rengginang Singkong melalui E-CoDigimark

Dalam upaya memperkuat pemberdayaan ekonomi perempuan, dosen dan mahasiswa Universitas Nahdlatul Ulama Sunan Giri (UNUGIRI) Bojonegoro menggelar kegiatan Pemberdayaan Kemitraan Masyarakat (PKM) mengusung tema "Smart Mompreneur: Revitalisasi UMKM Rengginang Singkong melalui E-CoDigimark untuk Pemberdayaan Ekonomi Perempuan Desa Jelu Ngasem dan Wujudkan Asta Cita 3". Pada Kamis (25/6/2026) di Jelu, Ngasem, Bojonegoro

Kolom

Melahirkan Ketuhanan di Ruang Nyata

1 Juni, kita peringati sebagai hari lahir Pancasila. Yang namanya kelahiran, tentu ada sesuatu yang dilahirkan. Jika secara etimologis “Panca” yang artinya lima, dan “Sila” berarti berarti asas, artinya lima asas mulai dari Ketuhanan Yang Maha Esa, Kemanusiaan yang Adil dan Beradab, Persatuan Indonesia, Kerakyatan yang Dipimpin oleh Hikmat Kebijaksanaan dalam Permusyawaratan/Perwakilan, serta Keadilan Sosial Bagi Seluruh Rakyat Indonesia, sudah seharusnya dilahirkan kembali di ruang nyata. Tidak kemudian berhenti pada gelar upacara seremonial, atau sekadar ucapan flyer belaka.

Kolom

Mewujudkan Literasi Keluarga Sakinah

Mewujudkan keluarga yang sakinah (tenang), tidak semudah membalikkan telapak tangan di era digital. Ada saja gejolak yang menerpa agar ketidaktenangan muncul. Terlebih, seiring hadirnya kreator konten bertema keluarga, di mana, siapa pun bisa melihat tanpa sensor dan batasan umur.

Tanya Jawab Fiqih

Syawal Itu Bulan yang Pas untuk Menikah, Benarkah?

Bila ada sebagian orang yang menghindari bulan-bulan tertentu untuk menikah karena menilainya sebagai bulan sial, maka sejatinya fenomena yang sama juga pernah terjadi pada zaman jahiliyah. Orang-orang jahiliyah meyakini bahwa bulan Syawal adalah pantangan untuk menikah.