4 Narapidana Lapas Bojonegoro Terima Remisi Natal
Sebanyak empat orang narapidana Lapas Kelas IIA Bojonegoro menerima Remisi Khusus Natal Tahun 2021, Sabtu (25/12/2021).
Sebanyak empat orang narapidana Lapas Kelas IIA Bojonegoro menerima Remisi Khusus Natal Tahun 2021, Sabtu (25/12/2021).
Pasar jadi tempat berkumpulnya warga untuk melakukan transaksi jual beli, terutama para ibu-ibu rumah tangga. Sehingga lokasi jadi tempat yang paling rawan penyebaran covid-19.
Meningkatnya kebutuhan masyarakat menjelang Hari Raya Natal dan Tahun Baru (Nataru), Badan Koordinasi Wilayah (Bakorwil) bekerjasama dengan Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) menggelar pasar murah guna menstabilkan harga kebutuhan pokok yang kian melambung.
Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas 2A Bojonegoro, terus berupaya meningkatkan kreatifitas dan keterampilan warga binaannya, salah satu upaya yang dilakukan yaitu memberikan pelatihan membatik.
Jalan Raya Nasional Bojonegoro-Babat, tepatnya di Proliman, Kecamatan Kapas Bojonegoro, di tengah jalan diberi pembatas agar kendaraan dari arah selatan Kedaton atau sebalikanya dari utara tidak bisa langsung menyeberang sehingga mengikuti jalur jalan besar.
Menjelang hari natal dan tahun baru (Nataru) sebanyak 4 Warga binaan di Lapas Kelas IIA Bojonegoro mendapat pengurangan hukuman atau yang biasa disebut remisi dan 2 masih dalam proses pengusulan untuk mendapatkan remisi, remisi diberikan kepada narapidana yang beragama Kristen.
Direktur Jenderal Perdagangan Dalam Negeri Oke Nurwan memastikan ketersediaan kedelai untuk bahan baku tempe dan tahu dalam negeri cukup untuk memenuhi kebutuhan Natal 2021 dan Tahun Baru 2022.
Seiring perkembangan zaman semakin banyak orang yang beralih menggunakan kasur dari bahan busa latex. Hal ini yang menyebabkan semakin menurunnya permintaan masyarakat terhadap kasur yang terbuat dari bahan kapas.
Awal bulan Desember, atau menjelang Natal 2021 dan Tahun Baru 2022 (Nataru), terpantau harga cabai di Pasar Kota Bojonegoro mengalami kenaikan drastis hingga mencapai Rp55.000 per kilogram, padahal di akhir November lalu harga cabai masih tergolong stabil pada kisaran Rp25.000 hingga Rp48.000 per kilogram.
Pertamina EP Sukowati Field melaksanakan kegiatan perawatan sumur berupa Well Intervention sumur SKW – 30 Senin (22/11/2021). Dalam kegiatan tersebut, terdapat gas terjebak dalam liquid atau gas pocket release yang dalam waktu kurang dari 1 menit sudah dapat diatasi dan dilakukan sirkulasi ke dalam sistem.